Dari Ladang ke Lumbung: TNI dan Petani Trenggalek Panen Harapan 11 Ton Gabah

Berita, Daerah8 Dilihat

Trenggalek – TransTV45.com|| Komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dengan aksi nyata di lapangan. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Nglongsor, Serka Dwianto, anggota Koramil 0806-09/Tugu, Kodim 0806/Trenggalek, yang turun langsung ke lapangan mendampingi para petani dalam kegiatan Serapan Gabah Petani (Sergap) di Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, Jumat (4/4/2025).

Dengan semangat yang tak pernah padam, Serka Dwianto hadir di tengah para petani dari Kelompok Tani (Poktan) Among Tani, tak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak dan penyemangat. Ia terlibat sejak awal, dari masa tanam, perawatan, hingga panen. Ia turut mengawal proses penjualan gabah ke Bulog Trenggalek, memastikan hasil kerja petani benar-benar membawa manfaat nyata.

“Kami mendampingi sejak awal tanam hingga proses penjualan ke Bulog, agar hasil panen benar-benar optimal dan petani mendapat keuntungan yang layak,” ujar Serka Dwianto di sela kegiatan.

Hasilnya luar biasa. Poktan Among Tani berhasil memanen 11 ton gabah yang seluruhnya langsung diserap oleh Bulog. Ini bukan hanya angka, tapi bukti nyata keberhasilan sinergi antara TNI dan petani dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

Langkah ini menegaskan bahwa pendampingan Babinsa seperti Serka Dwianto bukan hanya bentuk tugas, tetapi juga wujud nyata pengabdian dan cinta pada rakyat. TNI bukan hanya penjaga kedaulatan negara, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. TNI, termasuk Babinsa, siap berdiri di sisi petani untuk memastikan mereka mampu memproduksi dan menikmati hasil panennya secara maksimal,” tegasnya.

Keberhasilan ini menjadi contoh inspiratif bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat membawa dampak positif yang besar. Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu dari sisi teknis, tetapi juga memberikan rasa aman dan motivasi yang tinggi bagi para petani untuk terus berkarya, meski harus menghadapi tantangan cuaca dan fluktuasi harga pasar.

TNI hadir di desa bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi membawa harapan, semangat, dan perubahan. Karena kedaulatan pangan dimulai dari sawah, dan TNI siap mengawalnya bersama rakyat.

( DS Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *