Tragedi Terbakarnya KM.Barselona V “Kapolda Sulut diminta periksa Direktur PT.Surya Pasifik Indonesia.

Berita, Daerah20 Dilihat

Manado- Transtv45.com|| ( 22 Juli 2025) Tragedi Terbakarnya KM.Barselona V sampe saat ini masih simpang siur dari mana datangnya si jago merah dan melalap hampir seluruh badan kapal.

Informasih yang diterima awak media ini pada hari kemarin Senin 21 Juli 2025 dikantor pelayaran PT.Surya Pasifik Indonesia oleh Humasnya Ridwan Falluga mengatakan : sampe saat ini kami masih belum mendapat informasih pasti dari mana asal muasal api sehingga membakar habis badan kapal Berselona V yang pada saat kejadian berada di perairan kepulauan Talise Minahasa Utara.

namun dapat kami sampaikan saat ini bahwa : Pihak Managemen Perusahaan masih mendata berapa jumlah penumpang diatas kapal,dan masih tetap berkordinasi dengan petugas terkait mengenai penyebab kebakaran kapal KM. Barselona V.

Diketahui KM.Barselona V saat terjadi kebakaran sedang berlayar dari Kabupaten Talaut,menuju Manado.Namun naasnya pada saat kapal sudah berada di depan pulauw Talise Minahasa Utara ,sijago merah dengan cepat membakar badan kapal sehingga membuat penumpang panik ,dan menyelamatkan diri mencebur ke lautan, oleh karena kebakaran semakin besar,dan api alias sijago merah suda tidak dapat dikendalikan,besi kapal semakin panas membuat penumpang lebih cepat terjun ke laut.

Diduga terjadinya kebakaran kapal diakibatkan kelalaian dari dari pihak perusahaan yang tidak memperhatikan Standar Operasional Prospepdur( SOP ) penyelamatan penumpang diatas kapal , ini sangat miris jika pihak perusahaan hanya memikirkan dan mengutamakan uang dan keuntungan, dari pada mengutamakan Pokok Pokok keselamatan penumpang diatas kapal,seperti Liferaft atau atau kapsul rakit penolong,sekoci,jaket pelampung,juga tabung pemadam api.

Liferaft diatas kapal diduga hanya pajangan dan sudah tidak berfungsi lagi.tidak ada pemeriksaan rutin dari petugas terkait dan ada dugaan adanya oknum petugas terkait yang sengaja tutup mata, akibat menerima upeti dari pengelola kapal pada buktinya saat kapal terbakar tidak ada kapsul ,atau Liferaft yang difungsikan untuk penyelamatan penumpang yang sudah terjun ke laut dengan memakai jaket pelampung..

Dengan kejadian ini Polda Sulut diminta periksa Sertifikasi Keselamatan kapal KM.Barselona V dan juga periksa Direktur PT.Surya Pasifik Indonesia Ko Sim yang diduga lalai dan mengesampingkan keselamatan penumpang karena dengan sengaja tidak memperhatikan alat keselamatan para penumpang diatas kapal.

Mengenai jumlah penumpang juga tidak jelas jumlahnya . pada jumpa pers dengan Humas PT.Surya Pasifik Indonesia kepada awak media dikatakan jumlah penumpang 284 orang,” kenyataannya jumlah penumpang melebihi Manifest yang ada yaitu sesuai penumpang yang diselamatkan 575 orang.Manifest adalah dokumen resmi yang berisi daftar lengkap muatan ( kargo ) ,penumpang,dan awak kapal dan dokumen ini juga sangat penting karena sebagai catatan resmi untuk berbagai keperluan ,seperti Bea Cukai, operasional Pelabuhan,dan pelacakan pengiriman.

Sampai berita ini diturunkan Ko Sim sebagai Direktur PT.Surya Pasifik Indonesia diduga sengaja menghindar dari awak Media dan ironisnya lagi sampe saat ini diduga Direktur PT. Surya Pasifik Indonesia tidak kelihatan dirumah duka para korban yang meninggal dunia.Padahal kehadiran Pemilik Kapal dan Direktur PT. SPI diharapkan dapat menunjukan rasa kepedulian pada keluarga korban ,yang meninggal dunia bahkan pada semua penumpang yang selamat.

(M. Ratulangi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *