Perayaan Natal dan Tahun Baru di Nias Utara: Momen Toleransi dan Persaudaraan

Berita, Daerah439 Dilihat

Lotu – Transtv45.com|| Pemerintah Kabupaten Nias Utara melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Halaman Pendopo Bupati Nias Utara dengan tema “Allah Hadir untuk menyelamatkan keluarga” (Matius 1:21-23) dan subtema “Jadilah Berkat Dalam Kasih dan Kebenaran Mewujudkan Pembangunan Yang Maju dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”. Selasa 6 Januari 2026.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, Kepala Perangkat Daerah dan ASN, Pendeta, dan Pastor, serta Forkopinda, perwakilan dari Polres Nias, Kapolsek Lotu, Kapolsek Lahewa, Kapolsek Tuhemberua, dan Kapolsek Alasa. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Nias Utara.

Dalam suasana yang penuh sukacita dan kebersamaan, para hadirin mengikuti acara perayaan Natal dan Tahun Baru dengan khidmat. Mereka juga mendengarkan kata sambutan dari Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, yang menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat Nias Utara.

Bupati Nias Utara mengajak masyarakat untuk terus memperkuat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nias Utara. “Mari kita terus menjaga dan memperkuat tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nias Utara,” ujarnya.

Acara perayaan Natal dan Tahun Baru ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta dan Pastor, serta perayaan malam tahun baru yang meriah dengan penampilan musik dan tarian tradisional Nias. Masyarakat Nias Utara berharap tahun 2026 dapat menjadi tahun yang lebih baik dan sejahtera bagi semua.

Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Utara untuk mempromosikan toleransi dan persaudaraan antar umat beragama, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Nias Utara. Dengan demikian, diharapkan Kabupaten Nias Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempromosikan toleransi dan persaudaraan.

(Darmawan Zalukhu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *