
Singkawang, Kalbar – TransTV45.com || Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Kegiatan Koordinasi dan Kolaborasi Diseminasi Informasi Pemerintah Daerah bersama sejumlah konten kreator lokal Kota Singkawang. Kegiatan ini berlangsung di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu (14/01/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku konten kreatif dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Sekretaris Dinas Kominfo Kota Singkawang, Lulu Nonaria, menyampaikan bahwa di era digital saat ini, informasi tidak cukup hanya benar dan resmi. Menurutnya, informasi juga harus disampaikan secara cepat, sederhana, dan relevan dengan keseharian masyarakat.
“Di era digital hari ini, cara masyarakat menerima dan mempercayai informasi telah banyak berubah. Informasi tidak lagi cukup hanya benar dan resmi, tetapi juga harus cepat, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa kanal resmi pemerintah memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Faktor algoritma media sosial, karakter audiens, serta pola konsumsi informasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah.
“Oleh karena itu, pemerintah tidak bisa dan tidak boleh berjalan sendiri. Kami membutuhkan pendekatan yang lebih kolaboratif,” lanjut Lulu.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Fredrik MHS menegaskan bahwa konten kreator dan influencer lokal memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Kedekatan emosional dengan audiens serta pemahaman terhadap karakter lokal menjadi kekuatan utama para kreator.
“Kami tidak memandang influencer dan konten kreator sebagai alat promosi, melainkan sebagai mitra komunikasi yang setara, independen, dan memiliki peran penting,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi ini tidak bertujuan mengubah gaya maupun karakter para kreator. Pemerintah justru mendorong penyampaian informasi dengan pendekatan yang lebih kreatif dan humanis..
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen menjalankan kolaborasi ini secara terbuka dengan menjunjung etika dan saling menghargai. Pemkot akan menyediakan akses informasi yang valid, serta ruang kolaborasi yang berkelanjutan.
“Kami tidak mencari siapa yang paling viral, tetapi siapa yang paling dipercaya. Karena yang kita bangun bukan hanya jangkauan, tetapi kepercayaan publik,” pungkasnya.
(Sumber:MCS)
(Editor: Suparman)





