BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Rp20,48 Miliar untuk Masyarakat Kabupaten Sigi Sepanjang 2025

Breaking News30 Dilihat

Sigi-TransTV45.Com//Kerja sama strategis antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Pemerintah Kabupaten Sigi, dan Kejaksaan Negeri Sigi menghasilkan capaian signifikan dalam perluasan perlindungan sosial. Sepanjang tahun 2025, total manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan yang disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Sigi mencapai Rp20,48 miliar.

Manfaat tersebut mencakup seluruh program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

Penerimanya adalah warga berdomisili di Kabupaten Sigi dengan KTP setempat yang aktif dan lancar dalam membayar iuran.Ia juga memberikan piagam apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Sigi yang diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sigi, M. Aria Rosyid.

Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Ince Ria, istri almarhum Dimi, seorang perangkat desa di Kabupaten Sigi yang meninggal akibat sakit. BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada keluarga.

Karena kepesertaan almarhum telah di atas tiga tahun, ahli warisnya juga berhak atas program beasiswa untuk dua orang anak, dari TK hingga perguruan tinggi.

Besaran beasiswa per tahun per anak adalah Rp1,5 juta untuk TK dan SD, Rp2 juta untuk SMP, Rp3 juta untuk SMA, dan Rp12 juta untuk Perguruan Tinggi.

BPJS Ketenagakerjaan juga menegaskan telah menyederhanakan seluruh proses, mulai dari sosialisasi program, pendaftaran, pembayaran iuran, hingga pengajuan klaim, untuk mempermudah akses masyarakat.

Fokus utama saat ini adalah masyarakat pekerja sektor informal yang belum terjangkau perlindungan sosial.

BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik inovasi Program Jaksa Mandiri Pangan dari Kejaksaan Negeri Sigi sebagai peluang kolaborasi untuk melindungi petani, tentunya dengan penilaian kelayakan kredit dari perbankan.

Hal ini menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan bagi seluruh lapisan pekerja di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *