Lagi dan Lagi Terjadi Keracunan Makanan Yang di Sediakan Oleh MBG di Sekolah MAN Model Singkawang

Breaking News314 Dilihat


Singkawang, Kalbar – TransTV45.com || Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Singkawang mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi makanan bergizi gratis yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada hari Kamis, 5 Februari 2026.

Para siswa yang mengalami gejala keracunan tersebut harus dievakuasi ke beberapa rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan di kota Singkawang.

Gejala keracunan terjadi sekitar jam 14.00 WIB, setelah siswa mengkonsumsi makanan bergizi gratis yang disediakan oleh SPPG. Para siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare. Salah satu siswi yang menjadi korban keracunan mengatakan bahwa makanan yang dikonsumsinya terasa basi dan berubah rasa.

Pihak rumah sakit Sa’adah menurunkan tim investigasi untuk mengidentifikasi penyebab keracunan makanan ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit masih melakukan penyelidikan dan penelitian di lab kesehatan untuk menentukan zat atau bakteri yang menyebabkan keracunan.

Pihak sekolah MAN Model Singkawang membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa ada 47 siswa yang mengalami gejala keracunan, termasuk 2 guru pengajar. Sementara itu, pihak SPPG terkesan tidak kooperatif dan tidak terbuka kepada pihak media.

Dari pantauan di lapangan, pihak SPPG mengabaikan aspek kebersihan dan keamanan lingkungan. Limbah makanan dibuang di parit saluran masyarakat, sehingga menimbulkan aroma busuk dan resah warga sekitar

Ancaman Hukum dan Lingkungan

Pengabaian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh SPPG dapat menimbulkan berbagai ancaman serius, baik dari aspek hukum, lingkungan, maupun keberlanjutan usaha. Pihak pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa SPPG mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku.

Kasus keracunan makanan di MAN Model Singkawang ini menunjukkan bahwa pihak SPPG belum memenuhi standar kebersihan dan keamanan makanan yang baik. Pihak pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa SPPG mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku. Selain itu, pihak sekolah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap makanan yang dikonsumsi oleh siswa.

(Sumber:Tim)

(Editor: Suparman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *