Meski Anggaran Terbatas, PUPR Kepahiang Tancap Gas 2026: Masjid Agung, Taman Kota, hingga Gedung Pemkab Siap Dipoles!

Kepahiang Transtv45.Com_Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang memastikan tetap melanjutkan sejumlah pekerjaan fisik strategis pada tahun anggaran 2026.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pembangunan yang menyentuh kepentingan publik, mulai dari revitalisasi taman kota, rehabilitasi Masjid Agung Kepahiang, hingga renovasi Gedung Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, ST, menyampaikan langsung rencana tersebut saat memaparkan planning kegiatan pada Selasa pagi (13/1/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh program yang direncanakan bersumber dari APBD 2026 dan saat ini masih berada dalam tahap perencanaan teknis.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa Dinas PUPR melalui bidang Bina Marga dan bidang teknis lainnya telah mengusulkan sejumlah pekerjaan prioritas. Seluruh kegiatan tersebut, kata dia, disusun berdasarkan arahan pimpinan daerah dan kebutuhan masyarakat Kepahiang.

“Semua rencana kegiatan sesuai dengan perintah pimpinan. Maka di tahun keterbatasan ini tetap kita laksanakan seperti pekerjaan revitalisasi taman dan rehabilitasi Masjid Agung. Item-item pekerjaannya semuanya sedang dihitung, mana saja yang menjadi prioritas untuk diselesaikan sesuai dengan anggaran tersedia, termasuk renovasi gedung Pemda,” ujar Teddy.

Dengan demikian, PUPR Kepahiang memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan matang agar pelaksanaan pekerjaan nantinya tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Tidak hanya fokus pada pembangunan gedung dan fasilitas umum, Dinas PUPR Kepahiang juga menaruh harapan besar terhadap realisasi sejumlah program infrastruktur jalan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Program tersebut sebelumnya telah diusulkan dan kini menunggu persetujuan pemerintah pusat.

“Di tahun ini semoga apa yang telah diusulkan pada tahun sebelumnya melalui program IJD dapat terlaksana, seperti pembangunan Jalan Cinta Mandi–Langgar Jaya, pembangunan Jembatan PEDA di Desa Pelangkian menuju Kabawetan, pembangunan Jalan Renah Kurung–Batu Bandung, serta lanjutan hotmix dari Desa Cinta Mandi menuju Sosokan Taba Muara Kemumu yang bersumber dari DBH sawit,” jelas Teddy.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan jalan menuju destinasi wisata waterpark Kabawetan menjadi salah satu usulan penting guna mendukung sektor pariwisata daerah.

Menutup pemaparannya, Teddy menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengajak seluruh tim teknis di Dinas PUPR untuk menetapkan kelanjutan rencana kegiatan sesuai tahapan yang telah disusun.

Langkah ini diambil agar proses pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lebih cepat dan terukur.

Dengan berbagai rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berharap seluruh usulan pembangunan dapat diapresiasi dan terealisasi demi mewujudkan Kepahiang yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Fb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *