
ROHUL- Transtv45.com|| Sebanyak 11 ribu anggota kepolisian di jajaran Polda Riau secara serentak menggunakan tanjak sebagai simbol pelestarian budaya Melayu.
Di Kabupaten Rokan Hulu, kegiatan launching pemasangan tanjak digelar oleh Polres Rokan Hulu kepada 614 personel Polri dan PNS pria, serta pemasangan selempang bagi Polwan dan PNS wanita, Jumat (20/2/2026) pagi.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Rokan Hulu dan dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu Emil Eka Putra, serta dihadiri Wakapolres Kompol I Made Juni Artawan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu H.
Elfiskar, dan Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan bersama sejumlah pejabat utama dan personel.
Tanjak Unak Serantau Sarat Filosofi Melayu
Dalam kesempatan tersebut, Ketua MKA LAMR Rokan Hulu menjelaskan bahwa tanjak yang diluncurkan merupakan Tanjak Unak Serantau, tanjak khas Kabupaten Rokan Hulu yang memiliki makna filosofis persatuan, kebersamaan, dan keselarasan hidup bermasyarakat.
Bentuk dan lipatan tanjak melambangkan satu tujuan dan satu ikatan, mencerminkan masyarakat Rokan Hulu yang hidup dalam keberagaman namun tetap berpegang teguh pada adat istiadat Melayu.
Program Serentak Polda Riau
Diketahui, kegiatan launching ini merupakan program Kapolda Riau Hery Heryawan yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres se-Provinsi Riau.
Program tersebut menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjunjung tinggi kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Melayu dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Simbol Kehormatan dan Jati Diri
Dalam arahannya, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra menegaskan bahwa tanjak bukan sekadar penutup kepala, melainkan simbol kehormatan dan martabat masyarakat Melayu.
“Tanjak mencerminkan wibawa dan kedudukan terhormat pemakainya. Dalam budaya Melayu dikenal ungkapan, tak Melayu kalau tak bertanjak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, penggunaan tanjak diharapkan menjadi pengingat bagi personel Polri untuk selalu menjaga etika, kesopanan, serta pelayanan yang santun kepada masyarakat.
Sementara itu, selempang yang dikenakan Polwan dan PNS wanita menjadi simbol penghormatan sekaligus identitas budaya dalam melestarikan nilai-nilai adat Melayu secara turun-temurun.
Dipakai Setiap Hari Jumat
Penggunaan Tanjak Unak Serantau nantinya akan menjadi identitas rutin personel Polres Rokan Hulu dan wajib dikenakan setiap hari Jumat sebagai bentuk pelestarian budaya dalam lingkungan kedinasan.
Kegiatan apel launching berlangsung khidmat, tertib, dan situasi selama kegiatan terpantau aman serta kondusif.
Humas Polres Rohul
( M.Ditinjak )





