Ambon., Maluku
Transtv45.com || Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar diskusi bertajuk “Evaluasi Gagalnya Maluku Integrated Port (MIP) di SBB dan Konsolidasi Pemuda untuk Arah Pembangunan Maluku yang Berkeadilan” di Graha Ambon Ekspres, Kota Ambon, Rabu (4/3/2026).
Ketua DPD KNPI SBB, Muhammad Fahrul Kaisuku, mengatakan rencana pembangunan Maluku Integrated Port (MIP) di SBB sebelumnya digadang-gadang menjadi proyek strategis untuk memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja. Namun hingga kini proyek tersebut belum terealisasi.
“Kami memahami dinamika kebijakan memiliki berbagai pertimbangan strategis. Namun pemuda merasa penting untuk terus mengikuti, mengkaji, dan memberi masukan agar arah pembangunan tetap sejalan dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, forum ini bukan sekadar membahas proyek yang belum terwujud, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran kolektif pemuda untuk mengawal konsistensi perencanaan dan pemerataan infrastruktur, khususnya di SBB.
Sebagai tindak lanjut, KNPI SBB akan merumuskan dan menyampaikan rekomendasi resmi kepada Pemerintah Kabupaten SBB dan Pemerintah Provinsi Maluku sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses pembangunan.
Diskusi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu dihadiri pemuda SBB di Ambon, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan tokoh masyarakat. Sejumlah poin mengemuka, antara lain pentingnya keterbukaan komunikasi publik terkait arah pembangunan strategis daerah, evaluasi dampak sosial-ekonomi kebijakan, serta penguatan peran pemuda sebagai mitra dialog pemerintah.
KNPI SBB menegaskan komitmen untuk terus mengawal pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Seram Bagian Barat dan Maluku.
S. Adam





