
Tapung (Kampar). TransTV45.com ||Setelah sebelumnya menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Desa Indra Sakti Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Riau ramai mendapat kritik dan sorotan masyarakat, kini mulai terlihat adanya perubahan pada paket makanan yang dibagikan kepada siswa.
Informasi yang didapatkan dari orang tua siswa Kamis (12/3/2026), paket makanan yang didistribusikan kepada siswa SMA Negeri 1 Tapung dan MTS Nurul Jadid terlihat sudah dilengkapi label harga pada beberapa menu makanan.
Dalam paket tersebut terdapat satu potong ayam ungkap, tempe, pisang, serta roti, yang masing-masing ditempelkan label harga pada kemasan.
Perubahan ini diduga merupakan respons setelah sebelumnya menu MBG dari SPPG Desa Indra Sakti menjadi perbincangan publik karena dinilai belum transparan terkait rincian harga menu yang diberikan kepada para siswa.
Namun demikian, dari informasi yang dihimpun TransTV45.com menunjukkan bahwa meskipun label harga mulai dicantumkan, informasi nilai gizi pada paket makanan tersebut masih belum terlihat.
Padahal, dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola pemerintah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), standar pengelolaan gizi dan kualitas makanan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya. Program MBG sendiri merupakan program nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Badan Gizi Nasional untuk memastikan pemenuhan gizi bagi anak sekolah di seluruh Indonesia.
Selain itu, pelaksanaan program MBG juga diatur dalam berbagai regulasi pemerintah, termasuk petunjuk teknis penyelenggaraan program yang mengatur standar operasional, pengawasan, hingga tata kelola SPPG sebagai dapur penyedia makanan bergizi bagi siswa.
Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah SPPG Desa Indra Sakti telah memiliki tenaga ahli gizi yang bertugas mengawasi komposisi menu makanan yang dibagikan kepada para siswa.
Keberadaan tenaga ahli gizi dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap menu yang disajikan benar-benar memenuhi kebutuhan nutrisi seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan kalori yang sesuai bagi pelajar.
Tanpa adanya pengawasan dari tenaga ahli gizi, dikhawatirkan kualitas menu makanan yang dibagikan tidak sepenuhnya memenuhi standar makanan bergizi seimbang sebagaimana tujuan utama program MBG.
Sejumlah pihak juga menilai bahwa selain mencantumkan harga menu, pihak penyelenggara program seharusnya turut menyertakan informasi kandungan nilai gizi pada setiap paket makanan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, TransTV45.com akan berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPPG Desa Indra Sakti terkait beberapa hal, di antaranya:
Apakah SPPG tersebut telah memiliki tenaga ahli gizi resmi
Bagaimana standar penentuan menu makanan yang dibagikan kepada siswa
Serta apakah terdapat pengawasan dari instansi terkait dalam pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.
TransTV45.com akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai tujuan, yaitu memberikan makanan yang benar-benar bergizi dan bermanfaat bagi para siswa.** Adilmankoto





