Tarif Parkir di Lokasi Wisata Aek Sijorni Tapsel mahal. Dimana Dinas PEMKAB Tapsel yang berwenang?

Pariwisata922 Dilihat

Tapanuli Selatan – TransTV45.com|| Maksud hati hendak bersenang senang dengan Keluarga di moment libur lebaran 2022 dengan rekreasi di objek wisata Aek Sijorni Tapsel,malah bikin kepala panas dan suasana tak nyaman.dimana waktu kita mau parkir saja perasaan sudah tidak enak karena tarif parkir di lokasi wisata Aek Sijorni, Kecamatan Sayur Matinggi Tapanuli Selatan, capai 20 hingga 30 ribu rupiah untuk kendaraan roda empat malah ada yang sampai Rp 50 ribu dan 10 hingga 15 ribu rupiah untuk sepeda motor. Tarif ini dinilai terlalu mahal dan mencekik leher untuk para pengunjung.

“Kemahalan, sampai mencekik leher kayak gitu. Masa dua sampai tiga jam kita parkir, tarifnya sampe 30 ribu gitu.” ujar Asri (32) wisatawan asal Jakarta yang membawa keluarga ke Aek Sijorni pada Rabu 4 Mei 2022.

Seorang petugas parkir tidak resmi, kepada Awak Media mengatakan. mereka memang memanfaatkan moment lebaran ini untuk menaikkan tarif.

“Hari raya ini Bang, wajarlah 30 ribu. Kalau Abang tak mau bayar, tak usah parkir di sini, bawa aja parkir dari rumah” ujar petugas parkir dengan enteng saat Awak Media hendak parkir Rabu 4 Mei 2022 di pinggiran Jalinsum sekitar Aek Sijorni.

Pemberlakuan tarif 20 hingga 30 ribu rupiah untuk kendaraan roda empat dan 10 hingga 15 ribu rupiah untuk roda dua ini, tergantung jarak parkir dengan pintu masuk lokasi wisata Aek Sijorni. Makin jauh makin murah.

Pada hari biasa, tarif parkir di sekitar objek wisata Aek Sijorni, hanya 20 ribu rupiah untuk mobil minibus/pribadi dan 10 ribu rupiah untuk sepeda motor.

Iwan Batubara 48 Thn salah seorang pengunjung yang berlibur bersama keluarga mengatakan”seharusnya Pemkab Tapsel menertibkan ini.karena sudah ada Perbub nya untuk parkir di tempat wisata yaitu Untuk Sepeda Motor Rp 5000.untuk Roda Empat Rp 7500 dan Roda Enam Rp 10.000.

jangan nantinya ini kadi preseden buruk untuk orang yang mau berlibur ke Tapanuli Selatan.kan sudah ada Perbub yang mengatur besarnya biaya parkir?.kalau begini.orang yang punya uang pas pasan akan merasa tertekan dan kenyamannya kurang.”(Kam 5 Mei 2022)

Menurut pengakuan Warga,kejadian seperti ini memang sudah rutin terulang tiap tahun.dan anehnya hal ini tidak pernah di tindak lanjuti oleh Pejabat Tapsel yang berwenang.

Kemana lagi Masyarakat hendak berwisata??.setuju tidak setuju para pengunjung tentang biaya parkir.akhirnyaharus setuju kalau ingin menyenangkan keluarga.itulah intinya kalau Pemerintah Daerah tutup mata.

Ali Yusron Dgr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *