Puluhan Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Mamasa (Gempar-Mamasa) Melakukan Unjuk Rasa Menolak Kenaikan BBM

Ekonomi819 Dilihat

MAMASA-TRANSTV45.COM || Berdasarkan putusan Pemerintah RI pada bebera hari yang lalu untuk menaikkan harga BBM.

puluhan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Mamasa melakukan unjuk rasa ,di depan Kantor DPRD Kab.Mamasa menolak Harga Kenaikan BBM.
jumat 09/09/2022

Dalam orasinya mereka menuntut
Pemerintah RI Berdaulat, dalam mengambil sikap untuk membeli BBM dari Negara produsen minyak termurah demi meringankan beban APBN.

Mendesak Presiden RI untuk tidak menaikkan harga BBM karena sayang menindas Rakyat.
mendesak Presiden RI untuk memburu Rente BBM ber subersubsidi.

Mendesak Presiden RI untuk mengewaluasi badan pengatur hilir Minyak dan gas Bumi (BPH migas) karna tidak mampu menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM, yang membuat pemerintah ingin menaikkan harga BBM.

Mendesak KPK untuk memeriksa BPH migas Migas, terkait adanya dugaan adanya penyelewengan Distribusi, BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.

Meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, (DPRD) Kab. Mamasa untuk menyampaikan tuntutan diatas kepada pemerintah pusat dan juga menyatakan sikap, menolak kenaikan Harga BBM.

Menanggapi hal itu Fraksi PKS Kab. Mamasa Juan Gayang Potingku Selaku Wakil Rakyat sepakat menolak Harga kenaikan BBM.
“Saya selaku Fraksi PKS dan wakil Rakyat menolak Tegas Harga kenaikan BBM, karna jika harga BBM naik pasti kebutuhan pokok masyarakat juga ikut naik harga-harga gula dan lainnya akan naik, ini jalan panjang penderitaan Masyarakat terlebih khusus di Kabupaten Mamasa”.Tutunya

Reporter : Arjon MK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *