Penambang Koridor Bebas  Bergerak Tanpa Tersentuh Hukum Ada Siapa Di Belakanya?

Daerah687 Dilihat


Sultra||TransTV45.com||Berdasarkan hasil ,pantauan organisasi masyarakat pemerhati tambang ilegal.yang tergabung dalam aliansi masyarakat, Gerakan rakyat marombo pantai ( GRMP) dengan AHU.nmr 007491, AH.0107 THN 2022

para , penambang lahan koridor ( PELAKOR).
di Sulawesi tenggara , kini banyak yang bergerak bebas Tampa terpantau bahkan tidak tersentuh oleh hukum , hal ini terjadi di beberapa titik di wilayah Sulawesi tenggara , seperti yang terjadi di salah satu titik koordinat di wilayah kecamatan lasolo desa morombo pantai, Konawe Utara konut

di mana salah satu perusahan yang bergerak di bidang pertambangan ilegal maining. dengan leluasa bergerak bebas tempat tersentuh. hukum menurut , salah satu anggota perkumpulan aliansi pemerhati tambang ilegal (GRMP) yang tidak mau namanya di publikasih saat di kompirmasih mediah treans Tv.45 ,com pada tagal : 31 Januari 2024

melaui pia telpon bahwa di desa marombo pantai kecamatan lasolo kabupaten Konawe Utara konut banyank perusahaan yang bergerak di lokasih koridor saat ini bahkan di dalam area lokasi ,IUP PT aneka tambang ” Antam, namun anehnya petugas petugas yang di tugaskan oleh negara untuk menjaga aset negara malahan seolah olah tidak mengetahui jika di lokasi itu ada kegiatan penambangan secara ilegal

salah satu bukti nyata , lokasi IUP. PT Aneka tambang. Antam yang ada di salah satub titik koordinat yang ada di desa morombo pantai , kini di tambang oleh salah satu perusahan dan nama perusahaan tersebut masih di kemas rapi .oleh anggota . aliansi pemerhati tambang ilegal .yang tergabung dalam ,organisasi gerakan rakyat morombo pantai ( GRMP)

menurut inisial , yb bahwa , petugas yang ditugaskan di tiaf tiaf titik yang di anggaf rawan penambangan ilegal guna untuk monitoring pergerakan atau kegiatan para penambang ilegal, harusya sudah menahan dan memproses para petinggi perusahaan itu, yang terbukti telah mencuri aset milik negara , namun sangat di sayangkan yang terjadi ” di desa morombo pantai tidak perna ada yang namanya pelakor yang bisa di tahan terutama yang masuk di , lokasi IUP PT .Antam

padahal jelas jls kata .inisial yb, IUP PT. Antam di, jaga ketat tetapi bahkan terbalik justru yang di jaga di anggaf aman oleh .para penambang ilegal untuk melakukan Penambagan. kalu begini kata , yb pasti ada permainan oleh oknum para petinggi petinggi , atau petugas yg di tugaskan di titik itu

sehingga para pelakor , di anggaf leluasa bergerak untuk mengguras OR biji , nikel yang terkandung di dalamnya untuk memperkaya diri sendri ” kata .yb. kejadian seperti ini sudah lama terjadi di morombo pantai dan kalau begini pasti ada kerja sama antara petugas dan petinggi perusahaan penambang ilegal

sampai. berita ini di terbitkan pihak median trans tv masih kesulitan menemui pihak perusahaan tersebut untuk di kompirmasi , di karenakan, pihak media ini masih melakukan penelusuran serta pengembangan impormasih yang lebih akurat karna terindikasi adanya keterlibatan oknum oknum yang turut ambil bagian dalam hal ini
bersambung . edisi .berikutya.

Sultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *