Ende||TransTV45.com||Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende hingga kini belum dijangkau oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Camat Wewaria, Yanuarius Mari mengatakan, masyarakat Desa Aelipo masih menggunakan lampu pelita untuk kebutuhan penerangan pada malam hari.
“Kerinduan masyarakat desa Aelipo untuk mendapatkan jaringan listrik negara dari PLN sudah cukup lama, tetapi hingga saat ini belum juga terwujud,” kata Yanuarius kepada Suara Flores pada Kamis, 4 April 2024.
Yanuarius mengaku sangat prihatin dengan keadaan yang dialami oleh masyarakat di Desa Aelipo.
Menurut Yanuarius, masyarakat desa tersebut mengalami kesulitan apabila terjadi musibah di malam hari misalnya, kedukaan ataupun musibah lainnya.
Selain itu, kata Yanuarius, pelajar di desa itu terpaksa menggunakan lampu pelita untuk menerangi mereka saat belajar di malam hari.
Untuk itu, Yanuarius meminta pemerintah di tingkat kabupaten maupun DPRD Ende untuk berkoordinasi dengan pihak PLN Ende terkait keluhan dari warga Desa Aelipo.
“Ini situasi urgensi. Kita berharap bisa menjadi bahan pertimbangan untuk pemerintah daerah dan pihak PLN”, pintanya
Senada dengan Yanuarius, salah satu warga Desa Aelipo berharap pemerintah daerah, lembaga DPRD Ende maupun pihak PLN ULP Ende bisa merespon keluhan mereka.
“Kami berharap semoga keluhan kami bisa terjawab di tahun 2024 ini”, kata Simon.
Sementara itu, Koordinator pembangunan Listrik Desa (Lisdes) dari PLN UP2K Flores, Albertus Koko, mengatakan, pihak PLN telah melakukan survei untuk pembangunan listrik di Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.
Tetapi, dari hasil survei, kata Albertus, terdapat rencana jalur jaringan listrik ke desa Aelipo yang masuk dalam Kawasan Cagar Alam (KCA), Ndeta Kelikama.
Oleh karena itu, jelasnya, PLN masih mengurus proses izin perjanjian kerja sama dengan BKSDA Provinsi NTT, agar bisa membangun jaringan listrik yang melintasi kawasan cagar alam tersebut.
“Pembangunan jaringan listrik ke Desa Aelipo akan direalisasikan apabila sudah terbit izin perjanjian kerja sama Kawasan Cagar Alam Ndeta Kelikama dan sudah terbit anggarannya pak,” kata Albertus.
Arnol Dewa






