Muna Sultra- TransTv45.com|| Kebutuhan pasar yang tinggi terhadap komoditas pertanian kembali membuka peluang ekonomi besar bagi masyarakat desa. Kali ini, Kepala Desa Lia Balano kabupaten Muna Alifudin mengambil langkah cepat dan strategis, merespons langsung permintaan pasar Kabupaten Muna yang membutuhkan pasokan tomat hingga 1,5 ton Setiap Harinya.
Kebutuhan fantastis 1.500 kilogram tomat ini menjadi sinyal emas bagi Desa Lia Balano untuk menggenjot sektor pertanian lokal dan menciptakan sumber pendapatan baru bagi warga.
Menyadari potensi keuntungan yang besar, Kepala Desa Lia Balano Alifudin segera mengumpulkan warganya untuk melakukan musyawarah dan sosialisasi terkait program tanam tomat.
”Pasar kita saat ini membutuhkan setidaknya satu setengah ton tomat. Ini bukan kebutuhan musiman, tapi kebutuhan yang rutin. Kalau kita bisa memasoknya secara konsisten, maka keuntungan besar akan langsung mengalir ke kantong para petani kita,” ujar Kades Lia Balano dengan antusias.
Alifudin menekankan bahwa program ini bukan sekadar mengisi kebutuhan pasar, melainkan bagian dari strategi jangka panjang desa untuk membangun kemandirian pangan dan kemandirian ekonomi warga. Alih-alih mendatangkan tomat dari luar daerah, Lia Balano bertekad menjadi salah satu lumbung tomat utama di Muna.”katanya.
Untuk memastikan program ini berjalan sukses, Pemerintah Desa Lia Balano akan mengalokasikan sumber daya dan dukungan bagi warga yang bersedia menggarap lahan mereka.
“Selama ini kabutuhan Tomat selalu di datangkan dari Luar daerah Kabupaten Muna,salah satunya daerah Sulawesi Tengah.jadi,desa lia balano akan terus menggenjot para petani untuk Memanfaat Peluang ekonomi ini.agar kebutuhan Komoditas Tomat di kabupaten Muna bisa Terpenuhi.
“Pemerintah desa akan membantu memfasilitasi kerjasama dengan para pengepul atau pasar lokal, memberikan jaminan bahwa hasil panen tomat warga akan terserap dengan harga yang layak.
Dengan intervensi dari pemerintah desa, petani tidak perlu lagi khawatir dengan modal awal atau kesulitan menjual hasil panen mereka. Fokus petani kini hanya tertuju pada bagaimana menghasilkan tomat dengan kualitas terbaik.”Kata Alifudin.
Langkah progresif Kades Lia Balano ini disambut baik oleh masyarakat. Sejumlah kelompok tani dilaporkan telah mulai menyiapkan lahan dam bahkan sudah merasakan Hasilnya. Mereka melihat program ini sebagai kesempatan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga tanpa harus merantau keluar daerah.
Alifudin Juga menambahkan Jika program ini berhasil, tidak hanya kebutuhan 1,5 ton tomat di pasar Muna terpenuhi, tetapi Desa Lia Balano juga berpotensi menciptakan “jutawan” baru dari sektor pertanian.
Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas ke komoditas lain, menjadikan Desa Lia Balano model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Muna dalam memanfaatkan potensi lokal untuk kesejahteraan warganya.”Harapny
(Laode Ramuli)





