
Sambas, TransTV45.com. : Harapan warga terhadap pembangunan ruas Jalan Sebambang–Senujuh kembali dibayangi rasa skeptis. Mantan Anggota BPD Desa Beringin, Sunardi, menyatakan kekhawatirannya bahwa proyek jalan yang dijanjikan pemerintah dan legislatif hanya akan menjadi “PHP” atau pemberi harapan palsu seperti yang kerap dirasakan masyarakat sebelumnya.(Sabtu,28 November 2025)
Pernyataan Sunardi tersebut menjadi respons atas kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, M. Isya, bersama sejumlah pejabat pemerintah yang meninjau kondisi jalan di wilayah Sambas, Sajad, dan Sejangkung. Dalam kunjungan itu, Isya menegaskan komitmen untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sambas, termasuk rencana pembangunan 2.500 meter ruas jalan Sebambang–Senujuh melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) pada tahun depan.
Namun, bagi masyarakat di kawasan tersebut, janji pembangunan bukanlah hal baru. Sunardi menilai bahwa kunjungan pejabat pusat maupun daerah sudah sering terjadi, tetapi realisasi proyek di lapangan berjalan lambat, bahkan tak jarang berhenti tanpa kejelasan.
“Warga sudah berkali-kali diberi harapan, tapi jalan tetap begini-begini saja. Kami berharap jangan sampai ada PHP lagi.
Buktikan dulu di lapangan, baru masyarakat bisa percaya,” tegas Sunardi.
Ia menyoroti bahwa kondisi jalan yang selama ini rusak parah telah berdampak luas, mulai dari terhambatnya aktivitas ekonomi hingga sulitnya akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Menurut Sunardi, masyarakat bukan menolak program pemerintah, tetapi meminta kepastian dan transparansi terkait realisasi pembangunan.
Sunardi menegaskan bahwa masyarakat siap mendukung penuh pembangunan infrastruktur. Namun ia meminta pemerintah dan wakil rakyat untuk tidak sekadar membawa janji tanpa bukti nyata.
“Yang kami butuhkan bukan seremonial peninjauan, tapi kerja nyata. Jalan ini urat nadi masyarakat. Warga akan percaya kalau memang benar-benar ada kemajuan di lapangan,” pungkasnya.
Mulyono








