Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang Dorong Pembentukan Museum Mini untuk Selamatkan Benda Bersejarah Daerah

Kepahiang Transtv45.Com– Upaya pelestarian sejarah daerah terus didorong oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang. Melalui Kepala Dinas, Nining, pihaknya berencana mewujudkan pembangunan museum mini yang akan menjadi tempat pengumpulan serta pelestarian berbagai benda bersejarah yang ada di Kabupaten Kepahiang.
Rencana ini muncul sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap banyaknya benda bersejarah yang tersebar di masyarakat namun belum terdokumentasi dengan baik. Jika tidak segera dikumpulkan dan dirawat, dikhawatirkan benda-benda tersebut akan hilang, rusak, atau bahkan tidak lagi diketahui nilai sejarahnya oleh generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Nining, mengatakan bahwa museum mini tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat edukasi sejarah lokal sekaligus tempat penyimpanan koleksi benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan daerah Kepahiang.
Menurutnya, museum mini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda lama, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menarik bagi pelajar agar mereka lebih mengenal sejarah dan budaya daerahnya sendiri.
“Banyak sekali benda bersejarah yang masih disimpan oleh masyarakat, seperti dokumen lama, foto-foto bersejarah, alat pertanian tradisional, perlengkapan adat, hingga benda peninggalan tokoh masyarakat. Semua itu memiliki nilai sejarah yang penting bagi daerah kita,” ungkap Nining.
Ia menjelaskan bahwa pihak dinas nantinya akan melakukan pendataan dan pengumpulan koleksi sejarah dari berbagai sumber, baik dari masyarakat, sekolah, maupun tokoh adat yang memiliki benda bersejarah.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan atau meminjamkan benda bersejarah untuk dipamerkan di museum mini tersebut. Dengan cara ini, diharapkan masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga warisan budaya daerah.
Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda sejarah, museum mini juga direncanakan menjadi destinasi edukasi dan wisata sejarah lokal. Para pelajar dari berbagai sekolah di Kepahiang nantinya dapat melakukan kunjungan belajar untuk mengenal lebih dekat sejarah daerah mereka.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda.
“Harapan kami, museum mini ini nantinya bisa menjadi ruang belajar sejarah bagi anak-anak kita, sekaligus menjadi tempat yang menyimpan cerita perjalanan daerah Kepahiang dari masa ke masa,” tambah Nining.
Rencana pembangunan museum mini ini pun mendapat sambutan positif dari sejumlah masyarakat yang menilai keberadaan museum tersebut akan menjadi identitas penting bagi daerah serta membantu menjaga peninggalan sejarah agar tidak hilang ditelan zaman.
Ke depan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang berharap museum mini ini dapat terus berkembang dengan koleksi yang semakin lengkap serta menjadi salah satu pusat informasi sejarah daerah yang bermanfaat bagi masyarakat luas.(Fb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *