Festival Budaya Thionghoa Dalam Meriahkan Tahun Baru Imlek Kongzili 2577 di Desa Sungai Duri 2026.

Berita134 Dilihat

Sungai Duri Bengkayang, Kalbar – TransTV45.com || Suku Tionghoa merayakan festival budaya sepanjang tahun yang berakar pada tradisi, penghormatan leluhur, dan pergantian musim. Festival utama meliputi Imlek 2577 Kongzili 2026 (Tahun Baru), Cap Go Meh, Ceng Beng (ziarah). Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, kabupaten Bengkayang. Selasa malam (24/02/2026)

Festival budaya Tionghoa yang diadakan di Desa Sungai Duri, pasnya di terminal pasar Sungai Duri pada Selasa malam setelah selesai umad muslim melaksanakan sholat tarawih.

Pembukaan acara festival oleh Camat Sungai Raya.

Pembukaan acara festival oleh Camat Sungai Raya Juriat, ia menyampaikan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Rahmat Nya kita dapat berkumpul di tempat ini dalam sehat untuk menyaksikan dan merayakan festival dalam suasana tahun baru Imlek 2577 Kongzili 2026.

Festival ini bukan hanya sekedar perayaan tahunan, melainkan wujud nyata dari kebhinekaan dan harmoni yang hidup diwilayah kita.

Kekayaan budaya Thionghoa mulai dari barongsai, lampion, kuliner, hingga seni wayang potehi adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia.

Melalui kegiatan ini kita memperkuat komitmen untuk saling menghormati, mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan antar warga tanpa memandang suku mau pun agama. Saya berharap festival ini dapat terus melestarikan nilai-nilai luhur budaya dan meningkatkan potensi ekonomi kreatif di kecamatan Sungai Raya. Ucap Juriat.


Ucapan panitia.

Ketua panitia Liu sun kim mengatakan, dalam acara Festival Budaya Tionghoa disuguhkan tarian bonsai, tarian khas etnis masing masing yang ada di Desa Sungai Duri dilakukan oleh sanggar yang ada didesa sungai duri.

Ia juga menambahkan dalam Kebersamaan/Harmony in Diversity]”. Melalui festival ini, kita ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya, khususnya Tionghoa, adalah kekayaan yang memperkuat persatuan kita, sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta pihak yang mendukung acara ini dari awal hingga hari puncak. Tanpa dedikasi Anda, acara ini tidak akan berjalan sukses.

Semoga di tahun ini, kita semua senantiasa diberikan kesehatan (Shen Ti Jian Kang), kemakmuran (Gong Xi Fa Cai), dan segala urusan berjalan lancar (Wan Shi Ru Yi). Mari kita nikmati kemeriahan acara ini. Xin Nian Kuai Le! Ujar Liu Sun Kim.

 

Himbauan dan ucapan Kapolsek Sungai Duri.

Ucapan dan himbau kapolsek dalam acara festival merayakan tahun baru Imlek, Kapolsek Sungai Duri AKP Imam Widhiatmoko mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek Kongzili kepada seluruh warga etnis Tionghoa yang merayakan.

Saya berharap tahun yang baru membawa kedamaian, kebahagiaan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

Mengapresiasi warga Tionghoa yang merayakan secara sederhana, kondusif, dan tetap menjaga harmoni antar warga

Kamtibmas, Menegaskan komitmen Polri untuk memastikan acara berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa gangguan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi, persatuan, dan memperkuat hubungan baik (harmoni) Tionghoa dengan etnis lain.

Kami mengapresiasi kerja sama antara kepolisian, panitia, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan pada saat acara festival bersalangsung samapi selesai dengan aman dan kondusif. Ucap Kapolsek.

Ucapan salah satu tokoh masyarakat Tionghoa.

Pada kesempatan itu Aman kayu yang sering disapa sehari-hari juga merupakan seorang tokoh masyarakat Thionghoa mengatakan, pertama-tama, mari kita panjatkan puji syukur karena kita bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat.

Festival ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud rasa syukur dan upaya kita bersama untuk melestarikan warisan leluhur.

Tema ‘Harmoni dalam Keberagaman’ yang kita usung menegaskan bahwa budaya Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia.

Kita bersyukur, di tanah air yang kita cintai ini, kita bisa merayakan identitas kita sembari mempererat tali persaudaraan dengan suku lain.

Sesuai dengan semangat Tahun Kuda Api, mari kita melangkah maju dengan keberanian, mempererat toleransi, dan berkolaborasi dalam pembangunan bangsa. Tutur Aman.

Turut hadir, Camat Sungai Raya Juriat beserta Musfika Kecamatan Sungai Raya, Kepala Desa Sungai Duri Heriyanto, Kapolsek Sungai Raya AKP Imam Widhiatmoko, Danramil Sungai Raya Kapten inf Hendro Pornomo, Dewan Dapil 4 Nurhayati.||Jurnalis:Hartono

(Editor:Suparman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *