Ribuan Guru PAI di Sultra Menagih Janji, Sertifikasi Tak Kunjung di Cairkan

Berita, Daerah1484 Dilihat

SULTRA- Transtv45.com|| Gelombang keresahan tengah menyelimuti ribuan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Harapan untuk mencicipi tunjangan profesi atau sertifikasi yang menjadi hak atas dedikasi mereka kini menggantung tanpa kepastian.

​Bagi para guru, dana sertifikasi bukan sekadar “bonus”, melainkan tumpuan untuk menutupi kebutuhan pokok, biaya pendidikan anak, hingga peningkatan kualitas mengajar. Namun, realita di lapangan menunjukkan adanya keterlambatan yang telah berlangsung selama beberapa bulan pencairan mulai dari Bulan Januari Hingga masuk Bulan April 2026.

​”Kami sudah memenuhi semua persyaratan administrasi, beban mengajar sudah sesuai, dan laporan sudah masuk. Tapi setiap kali ditanya, jawabannya selalu ‘dalam proses’. Sampai kapan proses ini berakhir?” keluh salah seorang guru PAI i yang enggan disebutkan namanya.

​”Kami tidak Mungkin membeli kebutuhan pokok,bayar pendidikan sekolah Anak,beli bahan bakar pakai Amal jariyah dan Pahala.dapur kami harus tetap menyala demi membangun generasi bangsa”ujarnya.

“Tumpuan kami hanya di situ,mau mencari usaha Lain untuk tambahan penghasilan waktu habis untuk mengajar kadang pulang sekolah harus istrahat karena Lelah.harusnya Hak kami di berikan tepat waktu.kami di tuntut untuk menunaikan kewajiban tapi hak kami selalu di tunda.

“Dan dalam keadaan terpaksa saya harus mencari pinjaman demi menutupi kebutuhan sehari-hari sambil menanti “Hilal”pencairan sertifikasi yang tak kunjung Nampak.”katanya.

Sementara itu dalam media on Line beredar bahwa ketua asosiasi Guru pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) wilayah Sulawesi tenggara La Hamiku,M.pd.i menyatakan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan terkait Hal tersebut dan sedang melakukan koordinasi dengan instansi terkait kementerian agama.

“Kami kekurangan Anggaran sehingga pencairannya tertunda.sekarang sdah dalam tahapan pengusulan anggaran.sehingga kami meminta kepada seluruh Guru Pendidikan agama Islam di Sultra di harapkan untuk bersabar karena ini bukan satu Kabupaten saja tapi se-sulawesi tenggara.”Ujar La hamiku

Dia melanjutkan “perkiraan kami akan di bayarkan pada bulan 5 mei atau bulan Juni 2026 sambil menunggu anggara dari Kemenkeu.”Katanya

“Kami berharap para guru untuk tetap fokus yang jelas hak-hak mereka tetap kami perjuangkan.pihak GPAII akan terus mendorong percepatan pencairan melalui komunikasi yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah maupun pusat.”Terangnya


​Para guru PAI se-Sultra kini mendesak pihak berwenang baik Kanwil Kemenag Sultra maupun Dinas Pendidikan terkait untuk segera menindak Lanjuti terkait Sertifikasi Guru.

Ujang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *