
Kampar Riau, TransTV45.com || Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. H. Sahidin, mengawali kunjungannya ke Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung, dengan menyambangi kediaman tokoh masyarakat setempat, Kaldin, yang telah lama dianggap sebagai orang tua angkatnya Minggu, 19 April 2026
Kunjungan di Jalur 13 tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Setibanya di lokasi, H. Sahidin terlebih dahulu menunaikan salat Zuhur sebelum melanjutkan silaturahmi bersama warga.
Dalam suasana santai namun sarat makna, H, Sahidin mengenang masa lalu bersama para sahabatnya.
“Ini terasa seperti reuni kita, Pak… hanya saja masih ada yang kurang,” ujar Sahidin dengan nada haru.
Ia kemudian menyebut sejumlah sahabat yang telah berpulang, di antaranya almarhum Amirudin dan almarhum Aben Bedri, serta beberapa rekan lainnya yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya di daerah tersebut.

Pertemuan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat dari Desa Pantai Cermin, Dusun Kota Batak, Gojan Samosir, Riva’i, serta pelaku usaha yang terlibat dalam program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk Fiktor dan Rika.
Momentum silaturahmi itu dimanfaatkan H. Sahidin untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan harapan terkait peningkatan kesejahteraan, pemerataan program pemerintah, serta perhatian lebih terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Dalam kesempatan itu, Riva’i yang mana dulu pernah menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Indra Sakti Padan masanya Aben bedri sebagai Kepala Desa, turut menyampaikan pandangannya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan berperan aktif dalam pembangunan desa.
“Mari ke depan kita sama-sama membangun desa kita ini. Dengan kebersamaan dan kepedulian, saya yakin Indra Sakti bisa lebih maju,” ujar Riva’i.
Dialog berlangsung terbuka dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari rangkaian agenda H. Sahidin di Kabupaten Kampar, sekaligus menunjukkan komitmennya untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan mendengar langsung suara dari akar rumput.**Adilmankoto





