Seram Bagian Barat,. Maluku
Transtv45.com || Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) resmi membuka saembara desain maskot Musyawarah Daerah (Musda) KNPI ke-V sebagai ruang kreativitas bagi generasi muda di daerah itu.
Pengumuman saembara disampaikan Ketua Karateker DPD KNPI SBB, Muhammad Fahrul Kaisuku, dalam konferensi pers di Seram Bagian Barat, Sabtu (9/5/2026).
Fahrul mengatakan, saembara tersebut menjadi bagian dari komitmen KNPI untuk mendorong keterlibatan aktif pemuda melalui karya kreatif dan inovatif yang produktif.
“Saembara ini bukan sekadar perlombaan desain, tetapi upaya menghadirkan identitas pemuda Saka Mese Nusa dalam sebuah karya yang merepresentasikan semangat persatuan, budaya, dan kemajuan daerah,” ujar Fahrul.
Ia menegaskan, Musda KNPI ke-V diharapkan menjadi momentum kebangkitan kreativitas pemuda sekaligus membuka ruang partisipasi generasi muda dalam pembangunan Kabupaten Seram Bagian Barat.
Saembara mengusung tema “Pemuda Saka Mese Nusa Pilar Kemajuan Daerah” dengan total hadiah Rp3 juta bagi peserta terbaik.
Panitia membuka kesempatan bagi pemuda, pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum untuk mengikuti kompetisi tersebut, dengan prioritas peserta berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat.
Dalam ketentuan lomba, peserta diwajibkan mengirim karya orisinal yang belum pernah dilombakan dan harus mencerminkan nilai budaya, persatuan, semangat kepemudaan, serta identitas daerah Saka Mese Nusa.
Selain itu, desain maskot tidak boleh mengandung unsur SARA, pornografi, maupun politik praktis. Setiap peserta diperbolehkan mengirim maksimal dua karya dalam format JPG, PNG, atau PDF dengan resolusi baik dan disertai penjelasan filosofi singkat.
Pendaftaran dan pengiriman karya dibuka hingga 25 Mei 2026 melalui email resmi panitia.
Fahrul berharap saembara tersebut dapat melahirkan maskot terbaik yang bukan hanya menjadi simbol Musda KNPI ke-V, tetapi juga mencerminkan karakter pemuda Seram Bagian Barat yang kreatif, inovatif, dan siap menjadi motor perubahan daerah.
“Pemuda harus hadir dengan gagasan dan karya nyata. Melalui saembara ini kami ingin menunjukkan bahwa anak muda SBB memiliki potensi besar untuk membawa daerah ke arah yang lebih maju,” katanya.
S. Adam







