Baharuddin Daeng Jarre: Gigih Berjuang Menghidupi Keluarga Lewat Dagangan Kelapa Muda dan Bensin Eceran

Berita, Daerah791 Dilihat

BANTAENG, TransTV45.com|| – Semangat pantang menyerah dan kerja keras menjadi ciri khas yang terpancar jelas dari sosok Baharuddin Daeng Jarre. Setiap hari, mulai siang hingga larut malam, ia tampak sibuk melayani pembeli di lapak dagangannya yang berlokasi tepat di pinggir Jalan Pahlawan, jalur poros Sasayya, Kelurahan Bonto Sungguh, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Pantauan trans TV 45.com, Jumat (22/05/2026).

Di tempat yang sederhana namun tertata itu, terlihat tumpukan kelapa muda segar yang siap dikupas dan disajikan, menjadi komoditas utama yang selalu dicari warga untuk melepas dahaga. Tak hanya itu, ia juga menyediakan bensin eceran jenis Pertalite, menjadi solusi kebutuhan bahan bakar pokok bagi pengguna kendaraan bermotor yang melintas atau warga sekitar. Bagi Baharuddin, berjualan bukan sekadar pekerjaan sampingan, melainkan sumber penghidupan utama yang ia geluti dengan penuh ketekunan dan tanggung jawab, di samping aktivitas pekerjaannya sehari-hari.

Pria yang kini berumah tangga ini telah dikaruniai seorang anak perempuan tercinta. Bersama istri dan buah hatinya, Baharuddin membina bahtera rumah tangga yang bahagia dan menetap di kawasan BTN Sasayya, tempat ia meniti kehidupan baru dan berjuang sekuat tenaga demi kemajuan serta kesejahteraan keluarganya.

Di hadapan wartawan trans TV 45.com, Baharuddin menceritakan perjalanan panjang dan konsistensinya dalam berusaha. Ia mengaku telah menekuni usaha ini secara terus-menerus sejak tahun 2019 silam. Selama lebih dari tujuh tahun lamanya, ia tetap setia menjajakan kelapa muda dan melayani kebutuhan bahan bakar warga sekitar, meski berbagai dinamika usaha dan tantangan kehidupan telah ia lalui dengan sabar.

“Saya sudah mulai berjualan ini sejak tahun 2019 lalu. Hingga saat ini, saya masih tetap bertahan dan melayani warga yang membutuhkan, baik untuk membeli kelapa muda maupun bensin Pertalite,” ungkap Baharuddin dengan nada rendah hati dan penuh keyakinan.

Di tengah ketekunannya itu, harapannya melangkah lebih jauh. Ia menyampaikan permohonan tulus kepada pemerintah daerah, berharap ada uluran tangan yang meringankan bebannya dan mengangkat usahanya lebih maju.

“Harapan saya, saya ingin sekali dibantu oleh dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Izinkan saya menyampaikan pesan ini: ‘Sebesar apa pun rezeki yang kami cari dengan keringat sendiri, tak akan mampu melampaui besarnya kasih sayang dan perhatian dari pemerintah yang hadir merangkul anak-anak bangsanya. Kami bukan meminta sedekah, kami hanya meminta dukungan agar kerja keras kami bernilai lebih, agar kami yang berjuang di bawah tetap bisa tumbuh bersama kemajuan daerah ini. Bantuan Bapak/Ibu adalah jembatan mimpi bagi kami yang ingin terus mandiri dan berguna.’”

Bagi Baharuddin, lapak sederhana di pinggir jalan itu adalah bukti nyata semangat wirausaha masyarakat lokal yang tak kenal lelah. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, ketekunan, serta kejujuran dalam melayani sesama, rezeki yang halal dan berkah akan senantiasa terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berjuang demi masa depan keluarga. Kehadiran lapak dagangannya pun sangat membantu warga sekitar yang membutuhkan pasokan kebutuhan sehari-hari yang mudah dijangkau dan buka hingga malam hari.

Penulis : Jamal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *