Kolaborasi HUT Bhayangkara dan Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kapolres Sarolangun Serahkan Bibit Pohon Pelindung dan Buah Buahan pada Ponpes Murrotul Quran Desa Monti.

Berita, Daerah32 Dilihat

Sarolangun – TransTV45.com|| Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. Laksanakan Penghijauan, dan menyerahkan bibit pohon pelindung dan buahan secara simbolis kepada pimpinan Ponpes Murrottalul Quran di Desa Monti Kecamatan Limun. Langkah strategis dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara dan Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini difokuskan sebagai upaya penghijauan sekaligus me­mitigasi dampak genangan air di kawasan rawan banjir. Agenda yang diinisiasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hi­dup (PerkimLH) Kabupaten Sarolangun ini dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun yang diwakili Kepala Dinas PerkimLH Kurniawan, ST, ME.

Pe­nyerahan bibit turut di­dampingi oleh Waka Polres Kompol Sumarno Berutu. SH, Kabag Ops Kompol Angga Luvyanto, M.H., Kasat Intelkam AKP Wiji Nur Eko Wahyu, S.H., M.H,, Camat Limun Masri, SH, Kapolsek Limun Iptu Usaha Sitepu, S.H., serta dihadiri Sekretaris Dinas PerkimLH, serta para Kades Kecamatan Limun.

Dalam aksi lingkungan ini, sebanyak 140 bibit pohon pilihan yang terdiri dari 10 bibit Durian, 50 bibit Pokat, 50 bibit pohon mangga dan 20 bibit Mahoni disiapkan. Sebanyak 10 bibit diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Montie (lebih dikenal dengan julukan Unyil) untuk ditanam di titik-titik rawan banjir, sementara sisa bibit lainnya dibagikan langsung kepada Pondok Pesantren untuk ditanam di lingku­ngan pondok pesantren.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kolektif aparatur pemerintah bersama unsur Polres Sarolangun da­lam rangka HUT Bhayangkara ke 80.

“Peringatan Hari Ling­kungan Hidup ini kami jadikan momentum bersama Polres Sarolangun untuk mendistribusikan 140 bibit pohon dan buah buahan. Pohon-pohon ini nantinya akan ditanam di kawasan rawan banjir. Kami berharap upaya kolaboratif ini dapat memberikan manfaat nyata dalam jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat,” ujar AKBP Wendi Oktariansyah.

Senada dengan hal ter­sebut, Kepala Dinas PerkimLH Kurniawan, ST, ME. menambahkan bahwa pentingnya pasca-pemeliharaan. Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan penghijauan ini bertumpu pada ke­pe­dulian aktif masyarakat untuk merawat pohon yang sudah ditanam.

“Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan investasi kehidupan untuk masa depan. Melalui keterlibatan aktif ma­syarakat dalam menjaga dan merawat pohon-pohon ini, kita bersama-sama dapat menciptakan Kecamatan Limun yang lebih hijau, sehat, dan asri bagi generasi men­datang,” pungkas Kurniawan.

Masri Syah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *