Seram Bagian Barat,. Maluku
Transtv45.com || Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026 yang digelar di Ruang Pertemuan Hotel Amboina, Kabupaten SBB, Kamis (2/7/2026).
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten SBB, Yeni Rosbayani Asri, menegaskan Posyandu kini tidak lagi hanya berfungsi memberikan pelayanan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial.
“Keberhasilan Posyandu tidak lagi menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, organisasi masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Rosbayani.
Menurutnya, Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu, menyamakan persepsi terhadap kebijakan Posyandu Era Baru, memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kualitas pembinaan kader, serta memastikan pelayanan Posyandu menjangkau seluruh siklus kehidupan masyarakat.
Rosbayani menilai Posyandu memegang peran strategis dalam percepatan penurunan angka stunting. Melalui Posyandu, pemerintah dapat melakukan pendataan sasaran, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi keluarga, hingga menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan dasar.
Ia berharap Posyandu tidak hanya aktif setiap bulan, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan didukung pembinaan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Rosbayani juga mengajak seluruh peserta menjadikan Bimtek sebagai ruang berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai persoalan di lapangan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di masing-masing wilayah.
“Keberhasilan Posyandu diukur dari dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh Tim Pembina Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader Posyandu, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat gotong royong, koordinasi, serta komitmen bersama mewujudkan Posyandu yang aktif, inovatif, terintegrasi, dan berkualitas,” ujar Rosbayani.
S. Adam





