
Dalam keterangannya di lokasi pekerjaan, Bupati menegaskan bahwa perbaikan ruas jalan ini menjadi prioritas utama karena memiliki peran sangat strategis bagi perekonomian warga di wilayah sekitar.
“Ruas jalan Biringere ini merupakan jalur tumpuan utama masyarakat untuk mengangkut hasil panen dari lahan pertanian dan perkebunan. Karena itulah, di tengah keterbatasan yang ada, kita tetap memprioritaskan perbaikannya agar ekonomi warga tidak terhambat,” tegas Bupati Fauzy.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur dilakukan dengan tetap berupaya efisiensi anggaran daerah. Oleh karena itu, ia memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat, serta berharap bantuan pendanaan dari pemerintah pusat dapat segera cair dan berjalan lancar agar seluruh titik kerusakan jalan di Kabupaten Bantaeng dapat diperbaiki secara menyeluruh.
“Kita berupaya sekuat tenaga di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini. Kami memohon doa dan dukungan warga, semoga bantuan dari pemerintah pusat segera terwujud sehingga kita bisa memperbaiki semua jalan yang menjadi kebutuhan bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bantaeng, Syahriani Said, menjelaskan secara rinci skala pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
“Perbaikan yang sedang berjalan mencakup panjang jalan 4,2 kilometer. Pekerjaan ini mendesak dilakukan karena kondisi permukaan jalan sudah rusak berat dan banyak berlubang, sehingga menyulitkan kendaraan lewat. Kami targetkan seluruh pekerjaan ini selesai sepenuhnya pada akhir bulan Oktober 2026,” jelas Syahriani Said.
Perbaikan ruas jalan ini diharapkan nantinya dapat mempercepat pengiriman hasil tani ke pasar, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing produk pertanian Kabupaten Bantaeng.
Penulis
(Jamaluddin S)





