TRANSTV45.COM-NIAS, penerimaan calon BPD (badan permusyawaratan desa) desa LasaraSiwalubanua kecamatan Ma’u telah di buka untuk umum khususnya
Penerimaan pendaftaran calon BPD telah dibuat kepanitiaan agar berjalan lebih baik
Ketua:Yapeanus Waruwu S.Pd
Sekertaris:Yarsumin Waruwu dan beberapa anggota ditiap tiap wilayah atau dusun di Desa Lasara Siwalubanua
Pelaksanaan penerimaan calon BPD ini diketahui oleh kepala desa Lasara Siwalubanua bapak Aliyus waruwu (kades)dan seluruh perangkat desa lainnya yang ada di desa Lasara Siwalubanua kecamatan Ma’u kabupaten Nias
sesuai wawancara ketua panitia penerimaan calon BPD Yapeanus Waruwu S.Pd. di gedung sanggar seni 29/06/2021 ianya mengatakan bahwa jika ada yang mencalonkan diri melamar sebagai BPD bisa juga langsung datang ke kantor desa atau digedung sanggar seni Desa Lasara Siwalubanua menanyakan apa saja persyaratan pelamar dan yang di anggap penting untuk diketahui
Tujuan dari BPD badan permusyawaratan desa yaitu untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa selain itu juga melakukan pengawasan kinerja kepala desa
ditambahkan lagi bahwa disetiap dusun atau wilayah sudah ada anggota panitia disana dan juga kami telah melayangkan berupa pengumuman untuk dilengketkan di tempat tempat strategis dan mudah di baca oleh masyarakat banyak persyaratan pelamar dan jadwal
Mulai hari ini 29/06/2021-15/07/2021 Penerimaan BPD desa Lasara Siwalubanua kecamatan Ma’u kabupaten Nias sudah bisa mendaftarkan diri sebagai calon bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyampaikan aspirasi masyarakat Desa
Untuk jadwal pelaksanaan pemungutan suara tertanggal 24/08/2021 baik pemilihan secara langsung maupun melalui musyawarah perwakilan sesuai surat keputusan bupati Nias no 140/377/K/tahun 2020 tertanngal 08/06/2020 demikian untuk diketahui “jelas ketua panitia Yapeanus Waruwu S.Pd
Harapan kami sebagai ketua panitia pelaksana dan juga kepala desa Lasara Siwalubanua bapak Aliyus waruwu semoga sukses pemilihan BPD 2021-2027 ini dan di dukung oleh masyarakat Desa Lasara Siwalubanua khususnya”mengakhiri
Penulis Yudikat halawa