Kepala Desa Simatohir Muslim Pariaman Merasa Keberatan Dengan Pemberitaan Salah Satu Media Online

Daerah586 Dilihat

 

Padang Sidimpuan-Trans TV45.com||Kepala Desa Simatohir Muslim Pariaman mengatakan merasa sangat keberatan dan heran sekali dengan adanya pemberitaan/publikasi dari salah satu media on line  yang mengatakan Kepala Desa Simatohir merasa sangat keberatan karena haknya untuk di pilih (mencalonkan diri) sebagai kepala desa pada tahun 2023, telah dihilangkan oleh Panitia Pilkades Kota Padang Sidimpuan dengan alasan karena tidak punya surat rekomendasi dari Inspektorat Kota Padang Sidimpuan sebagai syarat administrasi pencalonan yang merupakan amanat Perwali No 01 Thn 2023, tanpa wartawan media tersebut melakukan konfirmasi kepada dirinya sebagai orang yang dijadikan bahan publikasi di berita media on line itu.

Hal ini di katakannya langsung di kediamannya desa si matohir kepada beberapa awak media yang dengan sengaja datang berkunjung untuk berbincang bincang dan menanyakan/mengkonfirmasi kebenaran berita yang telah tayang di sebuah media on line kota psp (Selasa, 8 Agust 2023).

Dalam pernyataannya Muslim Pariaman mengatakan”Saya sangat menyesalkan dan merasa keberatan dengan berita tersebut.

Seharusnya wartawan yang menaikkan berita ini melakukan Konfirmasi dulu tentang masalah tersebut secara langsung kepada saya.bukannya langsung mempublikasikanya tanpa melakukan konfirmasi pada yang bersangkutan.

Orang yang katanya telah di konfirmasi oleh wartawan media on line tersebut dengan nama Burhanuddin Panjaitan yang katanya mengaku salah satu warga Desa Simatohir,saya pastikan itu salah dan tidak benar.

orang yang mengaku ngaku tersebut saya jamin bukan warga desa kami.

Di desa kami ini(simatohir red) tidak ada yang bernama burhanuddin panjaitan.

Begitu pula pernyataannya yang mengatakan saya sebagai kepala desa yang merasa keberatan dengan adanya hak saya sebagai kepala desa yang di pilih(mencalonkan diri) telah dihilangkan oleh panitia pilkades,itu tidak benar sama sekali.

karena  sebetulnya saya sendirilah yang telah memutuskan untuk tidak lagi ikut pilkades 2023.

itu yang akan saya lakukan dengan alasan dan pertimbangan yang benar benar telah matang kupikirkan bersama keluarga saya.

jauh jauh hari saya telah mengambil keputusan untuk tidak ikut lagi dalam pencalonan kepala desa yang akan di lakukan di 2023.

Karena saya ingin fokus dulu berusaha lain dan membagi waktu bersama anak anak yang sepertinya selama ini agak kurang ku berikan.ini semua kulakukan demi keluarga ku dan kelanjutan sekolah dan cita cita anak  ku  kedepannya.” Katanya.

Ali Yusron Dgr

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *