Lubuk Pakam-TransTV45.com||Seusai diperiksa oleh kepolisian Polresta Deli Serdang di ruangan Tipikor, AS, S.Pd., MM; Ka Sekolah SMAN 1 Namorambe pada hari Senin 11/12 – 2023 yang di proses dan dimintai keterangan selama kurang lebih 4 jam, terbirit-birit dan membisu ketika hendak di Konfirmasi wartawan saat hendak menaiki mobilnya di pelataran parkiran mobil Polresta Deli Serdang.
Pemanggilan dan pemeriksaan AS, S.Pd., M.M; Ka Sekolah SMAN 1 Namorambe ini, terkait kebijakannya untuk menahan ijazah siswanya bernama Ega Taruna Sembiring sehingga dilaporkan ke Polresta Deli Serdang.
Pemanggilan AS, S.Pd., M.M; dengan surat panggilan undangan klarifikasi No. B/ 373/XI/ RES .3.3./2023/ Sat Res Krim dan diperiksa oleh Aipda H.V.B Sitinjak S.H.,M.H; (juper) , seusai diperiksa AS, S.Pd., M.M; bertemu Wartawan langsung tutup muka, ” pusing, pusing dan tergesa-gesa menuju mobilnya menghindari wartawan.
Kendati sudah banyak persoalan yang menimpa AS, S.Pd., M.M; Ka. Sekolah SMAN 1 Namorambe yang menurut masyarakat setempat dianggap tidak simpatik, dan kurang punya rasa malu , namun Dinas Pendidikan Prov Sumatera Utara sampai sekarang masih tetap mempertahankan jabatannya ,bahkan inspektorat Daerah provinsi Sumatera dianggap diam saja , sampai sekarang datang mengunjungi SMAN 1 Namorambe, walaupun laporan atas tindakan AS sebagai Ka Sekolah sudah banyak.
Sebelum nya beberapa siswa penerima PIP (program Indonesia pintar) di intimidasinya dengan memanggil dan mengumpulkan mereka pada hari Senin tanggal 04 – 12 2023 seraya mengucapkan ” kalian semua siswa penerima dana PIP tidak bisa lagi masuk jalur undangan (masuk PTN) dan kalaupun sudah masukpun akan saya batalkan karena saya sakit hati karena kalian dan orang tua kalian , saya jadi bulan bulanan pemberitaan” kata AS mengintimidasi siswanya.
Lalu pemotongan dana PIP sebesar 40 ribu sampai 100 ribu dengan alasan uang terima kasih, kemudian pembajakan uang PIP dengan dalih bayar SPP, namun yang lucunya pembayaran SPP tersebut sampai tahun 2024 , padahal penerima bantuan PIP adalah orang kategori kurang mampu (Miskin)
Yang paling lucu adalah dugaan adanya niat buruk AS menilap dana PIP , kronologis nya yakni pada awal November lalu AS, M.M., ditengarai menahan Dana PIP pada 14 siswa, pasalnya pada bulan tersebut, terdengar kabar bahwa ada pencairan dana PIP sebanyak 14 orang dari Bank BNI Cab , Deli tua yang ditransfer pada Akhir bulan Oktober lalu yang menurut Ka Sekolah adalah Dana pribadinya, namun tidak berapa lama dibantahnya kembali , akibat mekanisme pencairan nya yang agak aneh.
Namun karena banyak diperbincangkan bahkan masuk media online , dengan cepat Ka Sekolah SMAN 1 Namorambe ini berubah haluan dan mengakui dana tersebut adalah dana beasiswa PIP, sehingga mengundang siswa penerima disuruh di foto dan divideokan sebagai tanda bahwa dana tersebut sudah di kembalikan.
Gun, Tim









