Bupati Fathul Fauzy Buka Pelantikan Pengurus MUI Bantaeng 2026–2030: Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah Menuju Bantaeng Religius

Berita, Daerah1390 Dilihat
Bantaeng – Transtv45.com|| Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka sekaligus menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantaeng untuk masa khidmat 2026–2030. Kegiatan sakral dan strategis ini digelar di Aula Lantai 3 Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bantaeng, pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan mengusung tema besar: “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemaslahatan Ummat Menuju Bantaeng Religius.”

Prosesi pelantikan, pengukuhan, dan pengambilan sumpah jabatan para pengurus dilaksanakan langsung oleh Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. KH. Syamsul Bahri Abd Hamid. Dalam amanah kepengurusan periode mendatang, terpilih dan dilantik sejumlah tokoh agama terkemuka daerah, di antaranya Dr. KM. Hamzah Israil yang menjabat sebagai Ketua MUI Kabupaten Bantaeng, KH. Ambo selaku Wakil Ketua, Dr. Hasanuddin Arasy sebagai Sekretaris Umum, dan Ramoddin Hadi menjabat Bendahara Umum, diikuti oleh seluruh jajaran pengurus bidang dan anggota lainnya.

Dalam sambutan resminya, Bupati Muh. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan posisi strategis MUI sebagai mitra utama Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Ia memandang lembaga ini bukan hanya sebagai wadah para ulama, cendekiawan, dan tokoh agama, melainkan sebagai lembaga pemberi pertimbangan, rujukan, dan masukan kritis bagi pemerintah, khususnya dalam merumuskan kebijakan strategis yang berkaitan langsung dengan kehidupan sosial kemasyarakatan, keagamaan, serta nilai-nilai keislaman yang dianut masyarakat Bantaeng.

“MUI memiliki peran sentral dan sangat penting dalam memberikan arahan, pertimbangan, dan masukan terhadap kebijakan-kebijakan yang kami ambil. Kehadiran ulama adalah penyeimbang sekaligus penunjuk arah agar pembangunan yang kami lakukan tidak hanya memajukan sisi fisik dan ekonomi, namun juga kokoh pada landasan moral, etika, dan nilai agama demi kemaslahatan seluruh umat,” ujar Bupati Fathul Fauzy di hadapan para undangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengambil momen untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat terkait pembiayaan transportasi dan akomodasi bagi jamaah calon haji Bantaeng yang sempat menjadi sorotan publik. Ia menjelaskan secara gamblang bahwa kendala yang terjadi pada pelaksanaan sebelumnya murni disebabkan oleh masalah komunikasi dan kendala teknis administrasi penganggaran, dan sama sekali bukan karena kurangnya perhatian atau komitmen pemerintah daerah terhadap para tamu Allah.

“Kami ingin tegaskan kepada seluruh masyarakat, bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng memiliki perhatian dan kasih sayang yang sangat besar kepada seluruh jamaah haji kita. Persoalan yang sempat terjadi hanyalah masalah miskomunikasi dan teknis administrasi anggaran, bukan ketidakpedulian. Hal ini akan kami perbaiki dan pastikan tidak terulang lagi di masa mendatang agar pelayanan kita semakin prima,” tegasnya.

Acara pelantikan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen penting lintas sektoral. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Bantaeng AKP Agus Salim yang mewakili Kapolres Bantaeng, Danramil 1410-03/Tompobulu Kapten Inf Syamsuddin mewakili Dandim 1410/Bantaeng, serta Dr. KH. Syamsul Bahri Abd. Hamid selaku perwakilan MUI Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H. Misbah, Ketua MUI Bantaeng KM. Hamzah Israil, Mantan Bupati Bantaeng dua periode sekaligus tokoh masyarakat Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr., para Ketua MUI tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bantaeng, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pengurus dan panitia MUI, hingga para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir memenuhi ruangan.

Dengan dilantiknya pengurus baru ini, diharapkan sinergi antara ulama dan pemerintah semakin erat, harmonis, dan mampu melahirkan gagasan-gagasan cerdas demi mewujudkan cita-cita besar Kabupaten Bantaeng sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan religius.

Penulis
(Jamal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *