PDAM Tirta Baribis Brebes Diduga Air yang Digunakan Warga Masyarakat Jatimakmur/Jatirokeh Bersumber dari Air Pompa BBWS Air Tanah .

Berita, Daerah627 Dilihat

Brebes – Transtv45.com|| Masyarkat khususnya kecamatan songgom tidak sadar bahwa air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari kini bersal dari air pompa tanah , dari PDAM .

PDAM Brebes merupakan perusahaan daerah , institusi badan usaha yang mengelola air bersih untuk kalangan masyarakat Brebes pada umumnya.

Jumlah pelanggannya mencapai ribuan konsumen, sudah seharus dengan banyaknya konsumen sebagai kepercayaan masyarakat bisa memberi pelayanan yang optimal dan terjaminnya kebutuhan air bersih bagi pelanggan.

Tetapi pada kenyataannya PDAM diduga tidak menjamin segi kebersihan dan kesehatan kualitas airnya.
Karena pada kenyataannya dilapangan, banyak menggunakan sumber dari pengeboran air tanah , yang secara kualitas kebersihan dan kesehatanya kurang terjamin karena air tanah tentu mengadung kapur dan bercampur dengan partikel partikel tanah.

Hal ini pun dirasakan oleh banyak pelanggan kualitas air yang terasa anta dan kalau direbus airnya nglangit seperti ada lapisan tipis diatasnya.

Salah seorang pelanggan PDAM, yang tidak bersedia disebut namanya diwilayah kecamatan Songgom menuturkan bahwa air Ledengnya terasa anta bila diminum murni, tidak dicampur teh atau kopi, namun bila dicampur kedua bahan tersebut rasa antanya menjadi berkurang.
Dan juga bekas Ceret untuk merebus air pun seperti ada sisa – sisa partikel tanah atau kapur seperti serbuk ” Sampainya kepada awak Media.

Didapat dari investigasi dilapangan pihak PDAM memang diduga banyak menggunakan sumber air tanah, seperti untuk diwilayah Jatimakmur Songgom ada sumber air yang dari Pompanisasi besar milik petani program bantuan BBWS propinsi.
Program ini fungsinya untuk pengairan persawahan, tetapi anehnya bisa berubah fungsinya jadi sumber air milik PDAM.
Dan ironis sumber air tanah pengeboran ini tidak diolah terlebih dahulu agar kualitas airnya cukup terjamin buat konsumsi air minum ataupun untuk masak konsumen .

Ketika pihak PDAM Brebes dikonfirmasi, Selasa 19.5.2026 Dirut PDAM Fanny melalui Humas Yudi ( Bolong ) diruang kerjanya, menjelaskan bahwa memang benar kalau PDAM itu banyak menggunakan sumber airnya dari berbagai sumber, seperti air gunung dengan teknis gravitasi, sumber mata air seperti tuk Uleg Bumiayu yang alami non pengeboran dan juga ada sumber dari air tanah bekas pengeboran pompanisasi besar milik kelompok tani dari BBWS propinsi.

Untuk sumber air tanah ini merupakan warisan dari kepimpinan lama, saat dipegang Haryono, Tirto dan Anjar.
Tetapi sampai saat ini pun sumber air tanah masih digunakan, dengan tujuan untuk menambah pasokan air ” Jelasnya.

Yudi pun menambahkan persoalan penggunaan sumber air tanah itu sudah ada MOU nya dengan pihak BBWS tentunya dan itu sudah lama terjadi mungkin kisaran tahun 2009 nan ” Pungkasnya.

Dengan kondisi pengakuan humas PDAM Yudi membuktikan bahwa segi pelayanan, perusda kurang memperhatikan kebersihan dan kesehatan para pelanggannya karena air tanah tanpa pengolahan atau penyulingan terlebih dahulu, itu sangat berbahaya bagi kesehatan, sebab air tanah mengandung kapur , belum lagi dari kandungan karat besi tua pipa sambungan serta partikel partikel tanah yang kesedot keatas , ini jelas bisa mengakibatkan bermacam penyakit .

( Aris hadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *