Muswil DPW SBMI Kalbar 2026 Tetapkan Zulvan Abdul Chair sebagai Ketua Periode 2026–2031

Pontianak,TransTV45.com. : Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Buruh Migran Indonesia (DPW SBMI) Kalimantan Barat resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Tahun 2026 di Hotel Neo Pontianak, Selasa (9/6/2026). Forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah tersebut berlangsung mulai pukul 09.05 WIB hingga 13.00 WIB dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk penguatan organisasi serta perlindungan pekerja migran Indonesia di Kalimantan Barat.

Musyawarah yang dipimpin oleh Yet no Martin Lip Ho sebagai Ketua Sidang didampingi Martin Lip Ho dan Virginia sebagai anggota sidang berlangsung secara demokratis dan penuh semangat kebersamaan. Muswil menjadi momentum evaluasi program kerja organisasi sekaligus penetapan arah kebijakan dan kepengurusan baru DPW SBMI Kalimantan Barat untuk lima tahun ke depan.

Dalam forum tersebut, peserta Muswil secara musyawarah mufakat menetapkan Zulvan Abdul Chair sebagai Ketua DPW SBMI Kalimantan Barat, Virginia sebagai Sekretaris, dan Elly Khouw sebagai Bendahara untuk masa bakti 2026–2031.

Selain menetapkan kepengurusan baru, Muswil juga memberikan mandat kepada Ketua terpilih untuk menyusun dan melengkapi struktur kepengurusan DPW SBMI Kalimantan Barat sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Muswil juga menetapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus perjuangan organisasi selama lima tahun mendatang. Program tersebut meliputi penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten/kota, kecamatan, dan desa basis pekerja migran, peningkatan pelayanan advokasi dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarganya, pengembangan kapasitas organisasi dan kaderisasi anggota, penguatan ekonomi produktif bagi purna PMI dan keluarga PMI, serta peningkatan kemitraan dengan pemerintah, lembaga terkait, dan organisasi masyarakat sipil.

Ketua DPW SBMI Kalimantan Barat terpilih, Zulvan Abdul Chair, diharapkan mampu membawa organisasi semakin kuat dan responsif dalam memperjuangkan hak-hak pekerja migran Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. Penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput menjadi salah satu fokus utama agar pelayanan dan pendampingan terhadap PMI dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui Muswil 2026 ini, DPW SBMI Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan peran strategis dalam perlindungan, pemberdayaan, serta peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia dan keluarganya di Kalimantan Barat. Semangat kebersamaan dan tanggung jawab yang terbangun dalam Muswil diharapkan menjadi modal penting dalam menjalankan seluruh keputusan organisasi selama periode kepengurusan 2026–2031.

Mulyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *