
Pontianak, TransTV45.com. : Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., serta dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat bersama jajaran Bank Indonesia dan instansi terkait.
Pertemuan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta mengendalikan inflasi di Kalimantan Barat.
Bupati Sambas H. Satono menegaskan, kehadiran Pemerintah Kabupaten Sambas dalam High Level Meeting TPID merupakan bentuk komitmen nyata untuk terus mendukung kebijakan pengendalian inflasi melalui langkah-langkah yang terukur dan berkelanjutan.
“Pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah daerah. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor, melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, menjaga kelancaran distribusi pangan, serta memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan dengan harga yang terjangkau,” ujar Satono.
Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya menghadapi dinamika harga pangan dan kebutuhan pokok.
Menurut Satono, Pemerintah Kabupaten Sambas akan terus mendukung berbagai program pengendalian inflasi, termasuk penguatan ketahanan pangan daerah, peningkatan produksi komoditas strategis, serta optimalisasi distribusi agar pasokan tetap terjaga.
Melalui High Level Meeting TPID Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sehingga upaya pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif, menjaga daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sambas.
Publis : Mulyono









