Majene. Transtv45.Com| Di penghujung tahun 2021, intensitas curah hujan di wilayah Desa Bambangan Kecamantan Malunda Kabupaten Majene Sulawesi Barat semakin meningkat yang mengakibatkan terjadinya banjir hingga tanah longsor di beberapa wilayah.
Akibat curah hujan cukup deras sala satu Imprasturuktu pemerintah mengalami kerusakan,seperti jembatang penyeberangan Desa Bambangan terancam Ambruk, tiang penyangga terbuka, juga taluk pengaman jembatan terkikis oleh air aliran sungai cukul deras,guyuran hujan membua sungai Bambangan meluap sampai di badan jalan desa.
Kepala Desa Bambangan,Saipuddin mengatakan, bahwa saat ini jembatang diwilanya sangat rawan akan ambruk, pascah hujan deras beberapa hari yang lalu. Tiang penyanggah jembatang sudah mulai retak dan bolong, akibat luapan air sungai mulai mengikis tanah dekat jembatang.Kata Saipuddin selasa 9/11/2021 melalui via telpon kepada Transtv45.Com.
Menurutnya, jembatan yang membentang di atas sungai bambangan, dengan panjang bentangan sekitar 60 meter, lebar 10 meter, menghubungkan dua Dusun merupakan akses yang cukup bermanfaat untuk masyarakat desa bambangan,sebagai jalur penghubung antara Dusun tabolo dengan bambangan.
Kerusakan yang cukup parah akibat banjir,bagian tiang penyangga jembatang,juga bagian taluk bolong dan terbuka sekitar 50 meter.karena terjanga banjir, bahkan tanah tumbuhan banyak hanyut akibat air.
Jika hujan terus turun dengan deras saya kwatirkan jembatang ini roboh karena, air sudah memasuki lubang pecah.kalau Jembatang ini roboh, jelas masyrakat yang tinggal dua dusun ada di desanya, akan terancam terisolasi, mengingat jembatang merupakan sala satu akses utama bagi kami.
Untuk sementara sudah melaporkan kepada pihak Pemerintah Daerah,dalam hai ini Bupati Majene, agar ada upaya penanganan sementara sehingga tidak terlalu parah kerusakan. Tapi belum ada tindakan dari pihak yang terkait.” Ujar Saipuddin.
Jurnalis: Wahid








