Tindakan Anarkis Kepada PKL Pasar Beringin Sudah Tidak Manusiawi Ungkap Faozanolo Zebua

Breaking News473 Dilihat

Gunungsitoli | Transtv45.com – Sangat disayangkan tindakan anarkis dan tidak manusiawi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Praja (Satpol PP) Gunungsitoli terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sudirman Pasar Beringin, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli – Sumatera Utara, selasa (01/03) lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPD SATGAS IPK Gunungsitoli Faozanolo Zebua kepada media saat ditemui dikediamannya, Rabu, (02/03/22).

Faozanolo Zebua mengutuk keras tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gunungsitoli yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom rakyat kecil, ini malah bertindak anarkis dan tidak manusiawi.

“Kami mengecam keras aksi yang dilakukan oleh pihak Satpol PP terhadap pedagang kaki lima Pasar Beringin,” katanya.

Lanjutnya, Tindakan penggusuran terhadap para pedagang kaki lima pasar beringin pada hari Selasa (1/3/) di jalan Sudirman Pasar Beringin berakhir rusuh. Satpol PP Kota Gunungsitoli malah terlibat bentrok.

Pihaknya memandang, di tempat-tempat penggusuran ini kerap sekali terjadi bentrok antara Satpol PP dengan pedagang kaki lima yang terkena penggusuran. Hal ini dikarenakan cara yang digunakan oleh Satpol PP dinilai tidak manusiawi dan melanggar HAM.

Menurutnya, keberadaan Pedagang Kaki Lima di areal Pasar Beringin bukan murni keinginan para pedagang, itu karena belum ada solusi untuk relokasi dari Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perindagkop Kota Gunungsitoli. “Jika ada solusi dan tempat yang layak dari Pemerintah, saya pikir situasi seperti ini tidak akan terjadi,” tegasnya

“Ini adalah keadaan yang memaksa para berdagang untuk bertahan hidup di tengah kondisi bangsa yang semakin terpuruk akibat Pandemic Covid-19 dan kebijakan – kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat kecil,” tambahnya mengakhiri.

J. Bate’e

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *