Semakin Memusuhi Warga Terdampak Dan Tegur Sapa Pun Menjadi Enggan

Breaking News486 Dilihat

Kalimantan Selatan, Transtv45.com. Kamis 02/03/2023-. Segenap warga desa sumber jaya semakin geram karena janji bupati sukamta bukan malah ditepati akan tetapi mengulur-ngulur waktu, dengan cara upaya yang dihalalkan nya agar masyarakat bosan menagih kepadanya

Dengan tutup pencitraan seakan memasyarakat dan dengan bungkus agamis [non.sara/ujaran kebencian/opini] masyarakat sumber jaya sangat tidak setuju dengan janji – janji yang semakin hari molor seperti karet.

” Kami hanya menagih janji dan hak kami, bukan memeras, apalagi mengintimidasi, mengintervensi, mengkriminalisasi bahkan dengan ucapan mantan kades hari tempo lalu pun kami sabar, tapi sekarang sudah gak lagi “, ujar geram warga sumber jaya dengan ulah tipu-tipu oknum tersebut

Yang seharusnya menjadi panutan, tauladan, dan juga membimbing warga malah sekarang kroni-kroni dan antek-antek nya pun semakin memusuhi warga terdampak, karena semakin kelihatan kebusukannya, cuma di tutupi biar seolah tidak terjadi apa-apa.

” Sekarang masa seorang oknum kades sampek selingkuh dan kencan sama istri orang, bahkan anak dibawah umur pun dikasih motor inventaris, sampai sebejat itu kah, [non.ujaran kebencian/pencemaran nama baik]”, celoteh warga yang selama ini di kibuli oleh ulah oknum tersebut

Sebagaimana ucapan bupati tanah laut sukamta, yang merasa punya backing dan back up’an perlindungan oknum dalam, baik APH dan pejabat lain, sehingga sampai sekarang janji tinggal janji, jika lau bisa media seperti [preman.id] ini ditangkapi karena tidak pro dengan mereka karena sudah membuka semua ke publik, namun jika bersih kenapa harus risih

” 40 M mas yang dijanjikan, belum lain nya terdampak karena karet diobati pun tidak keluar getah, sampai debu Conveyor pun membuat rangsangan karet tidak keluar lagi, tanah di keruk dan dibiarkan mangkrak terbengkalai tanpa ganti untung dari PT.A

rutmin,meski ada ucapan lahan satu di bebaskan oleh masyarakat, tapi itu sebenarnya di jual hari (mantan kades) secara terselubung dan uang nya di nikmati berjamaah “, tutup warga geram karena keserakahan oknum.//AR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *