
Pekanbaru Riau, TransTV45.com ||Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali mengingatkan masyarakat agar mewaspadai aksi penipuan yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau maupun pejabat di lingkungan Kejaksaan.
Peringatan itu menjadi penting di tengah maraknya modus penipuan melalui telepon, pesan WhatsApp, hingga media sosial. Pelaku biasanya menggunakan nama dan jabatan pejabat untuk membangun kepercayaan sebelum meminta sejumlah uang, bantuan, maupun data pribadi.
Pemuda Riau, Mhd Sanusi, mengapresiasi langkah Kejati Riau yang secara terbuka menyampaikan informasi tersebut kepada publik. Menurutnya, keterbukaan informasi seperti ini merupakan bentuk kepedulian institusi terhadap keamanan masyarakat.
“Saya mengapresiasi langkah Kejati Riau. Ini menunjukkan Kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan,” ujar Mhd Sanusi.
Ia menilai pencatutan nama pejabat Kejaksaan untuk kepentingan penipuan bukan persoalan sepele. Selain merugikan masyarakat yang menjadi korban, tindakan tersebut juga berpotensi mencoreng kredibilitas dan marwah institusi penegak hukum.
Karena itu, Mhd Sanusi mengajak masyarakat Riau tidak mudah percaya apabila menerima komunikasi dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat Kejaksaan, terlebih jika disertai permintaan uang atau informasi pribadi.
“Masyarakat jangan panik dan jangan langsung percaya. Verifikasi melalui saluran resmi Kejati Riau. Kalau mencurigakan, simpan bukti komunikasinya dan segera laporkan,” katanya.
Menurutnya, langkah preventif yang dilakukan Kejati Riau patut didukung bersama. Masyarakat memiliki peran penting untuk memutus ruang gerak pelaku dengan tidak memberikan uang maupun data kepada pihak yang identitasnya belum terverifikasi.
“Kami dari Pemuda Riau mendukung penuh langkah Kejati Riau dalam menjaga nama baik institusi sekaligus melindungi masyarakat. Jangan beri kesempatan kepada oknum yang mencoba mencari keuntungan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan,” tegas Mhd Sanusi.
Ia berharap imbauan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Riau untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, khususnya komunikasi yang mengatasnamakan pejabat atau institusi pemerintah.
“Kuncinya sederhana: jangan mudah percaya, lakukan verifikasi, dan segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan,” pungkasnya.**





