KEPALA DESA MUARA MEDAK JONSON, MEMPERTANYAKAN CSR PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI SEKTOR PERKEBUNAN KELAPA SAWIT,

Berita2143 Dilihat

Musi Banyu Asin Transtv45.com- Desa Muara Medak indentik dengan Kawasan Hutan Gambut yang mudah terbakar, tercatat data yang kami Himpun dilapangan, Desa Muara Medak, Status lahan terdiri dari Hutan Produksi, seluas. 61.020,27 Ha, Hutan, Produksi Konversi Seluas. 2.153,05 Ha dan Pengunaan lain Seluas. 2.153,05 Ha. Masyarakat Muara Medak belum mengetahui secara pasti yang diduga Hutan Produksi, di kuasai oleh Perusahaan yang bergerak di bidang Sektor Perkebunan Kelapa Sawit yang belum ada Kontribusi untuk meningkatkan SDM di Desa Muara Medak seperti yang di jelaskan,

Jonson Kepala Desa PJS yang baru menjabat satu bulan lalu, menjelaskan salah satu Perusahaan yang berdomisili di Desa Muara Medak, yang bergerak di bidang Sektor Perkebunan Kelapa Sawit yang belum ada TJSP untuk membangun kehidupan SDM yang lebih baik lagi dengan pihak Desa, namun Setiap kali kami hubunggi pihak Perusahaan tersebut untuk Mediasi Seakan enggan memberikan Kesejahteraan masyarakat Desa Muara Medak ini dalam pembangunan tegas Jonson.

Seharusnya perusahaan tersebut Menteribusikan SDM didalam bidang Sektor usaha pembinaan, namun ini belum ada, saya baru menjabat di sini namun saya akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Muara Medak. Saat ini saya masih di Kantor Camat, silakan masuk dan bantu saya memantau Perusahaan yang ada di Desa Muara Medak Kawan-kawan Media dan LSM BRANTAS tuturnya di sana temuin Sekdesnya.

RAIS selaku Sekdes menceritakan Seharusnya, Perusahaan yang ada di Desa Muara Medak ini memberikan motivasi Kepada masyarakat dengan binaan. RAIS Membenarkan, Keterangan dari masyarakat belum ada Kontribusi PT. SBN. ke Desa, kami tapi tidak menutupi jika kami Pinjam alat berat mereka langsung respon saat untuk penimbunan jalan. Yang membuat kami bingung apakah itu termasuk CSR. Menurut kami itu sudah kewajiban Perusahaan memperbaiki jalan Desa kerna karyawan PT. SBN melalui jalan Desa.

Masyarakat kami disini mengelukan air bersih, saat musim hujan air yang ada di Desa kami ini tidak bisa di gunakan terasa Asam, di akibatkan oleh Tanah Gambut, dulu tidak begitu Asam masih bisa di gunakan, namun setelah ada Perusahaan Kelapa Sawit membuat saluran kanal air. Saat musim hujan, air tidak bisa di gunakan, sangat Asam, kerena saluran kanal yang di buat oleh Perusahaan mengalir Ke sungai terang RAIS, kami harap Perusahaan yang ada di Desa kami ini bisa membuat kan kami Sumur Bor.

Masyarakat setempat SUMARLI 45 tahun, mewakili Sekdes, menyampaikan secara langsung keluhan masyarakat dan Prihal CSR yang belum ada Kontribusi ke Desa.

Pihak Perusahaan. ANGGIT MADE saat di Konfirmasi LSM BRANTAS MUBA dan Media Pada hari Kamis 01 Juli 2021 yang lalu, di Kantor Perkebunan mengatakan akan menyampaikan keluhan prihal CSR ke Kantor Pusat Palembang.

Ketua LSM BRANTAS MUBA saat mempertanyakan, status lahan yang dikelola saat ini apakah sudah sesuai izin lokasi yang di berikan, dengan IUP-B dan HGU, IMB. ANGGIT MADE mengatakan, Silahkan Konfirmasi ke Kantor pusat kami di Palembang.

Jurnalis : Juanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *