
Sambas, TransTV45.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo menegaskan pentingnya komunikasi intensif antara pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat dalam menyikapi rencana operasional perusahaan di wilayah tersebut. Hal itu disampaikannya usai pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas berbagai persoalan serta aspirasi masyarakat terkait keberadaan perusahaan, Sabtu (9/5/2026).
Dalam keterangannya, Lerry menjelaskan bahwa rapat yang melibatkan pemerintah Desa Sungai Palah, OPD terkait, serta pihak PT Cemerlang Andalan Sawit (CAS) menghasilkan beberapa poin kesimpulan yang bertujuan menyatukan persepsi seluruh pihak.
“Rapat RDP ini menghasilkan beberapa poin kesimpulan. Intinya bagaimana kita menyatukan persepsi dari hasil rapat ini. Pemerintah Desa Sungai Palah diharapkan dapat lebih intensif membangun komunikasi dengan masyarakat. Kemudian pihak perusahaan juga harus bisa menjamin keberadaan masyarakat setempat, khususnya di sekitar lingkungan pabrik, termasuk menjamin dampak lingkungan dan dampak sosial,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dari sisi hukum, perusahaan yang telah mengantongi izin seharusnya dapat dipahami oleh masyarakat karena telah melalui berbagai tahapan kajian dan verifikasi dari pemerintah.
“Saya harap masyarakat dapat memahami bahwa dari kajian hukum, perusahaan yang telah memiliki izin ini seharusnya kita maklumi dan terima karena sudah melalui berbagai proses kajian serta verifikasi yang memenuhi unsur keberadaan perusahaan tersebut,” jelasnya.
Meski demikian, DPRD mengingatkan agar seluruh pihak tetap mengedepankan kajian sosial terhadap kondisi masyarakat sekitar.
“Namun kita juga tidak boleh lupa untuk mengedepankan kajian sosial masyarakat. Saya berharap perlu adanya komunikasi yang lebih intens dari berbagai pihak, baik dari perusahaan, pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, agar bisa menyatukan persepsi sehingga keberadaan perusahaan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga meminta agar dalam waktu dekat pihak perusahaan dapat kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna meredam berbagai potensi keresahan dan kekhawatiran yang muncul.
“Kami meminta agar dalam waktu dekat, berdasarkan hasil RDP ini, perusahaan melakukan sosialisasi ulang dan pendekatan kembali kepada masyarakat terkait potensi keresahan dan kekhawatiran yang ada, khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar lingkungan perusahaan,” pungkasnya.
(Mulyono)









