
Sambas,TransTV45.com. : Upaya pencegahan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural terus diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi aparatur desa dan Bhabinkamtibmas yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Teluk Keramat, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Satbinmas Polres Sambas, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas, P4MI Kabupaten Sambas, serta pihak Kecamatan Teluk Keramat. Bimtek ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman aparatur desa serta pihak keamanan dalam mencegah pengiriman pekerja migran secara nonprosedural, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan menjadi jalur keberangkatan pekerja migran tanpa prosedur resmi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo,Satbinmas Polres Sambas, Camat Teluk Keramat Dr. Nasrullah,Camat Tangaran, serta Ketua DPC Serikat Buruh Migran Indonesia Kabupaten Sambas Sunardi, Kades Se-kecamatan teluk keramat dan Tangaran dan para pemangku kepentingan lainnya.

Ketua DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Sambas, Sunardi, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama para aparatur desa dan Bhabinkamtibmas dari wilayah Kecamatan Teluk Keramat dan Kecamatan Tangaran.
Dalam kesempatan tersebut, Sunardi mengapresiasi terselenggaranya kegiatan bimtek yang dinilai sangat penting sebagai langkah edukasi bagi para pemangku kepentingan di tingkat desa. Menurutnya, keterlibatan aparatur desa dan Bhabinkamtibmas sangat strategis dalam upaya pencegahan praktik pengiriman PMI secara ilegal.
“Bimtek ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada aparatur desa dan pihak keamanan agar dapat bersama-sama mencegah pengiriman PMI secara nonprosedural,” ujarnya.
Ia juga menyoroti adanya tren baru dalam perekrutan pekerja migran, yakni melalui undangan langsung dari majikan di luar negeri. Kondisi tersebut, kata dia, perlu mendapat perhatian serius agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung ja wab.
Mulyono





