
JAKARTA – Transtv45.com// Langkah konkret pemerataan pendidikan terus didorong Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu. Senin, 9 Juni 2026, Bupati bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara Meiterima Hulu, S.Pd., M.M. beraudiensi langsung dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta.
Audiensi ini fokus membahas ketimpangan infrastruktur dasar di satuan pendidikan wilayah kepulauan dan pedalaman Nias Utara. Bupati Amizaro membawa data bahwa hingga kini masih ada sekolah yang belum teraliri jaringan PLN dan belum tersentuh akses internet. Kondisi tersebut menghambat pelaksanaan Kurikulum Merdeka, ANBK, dan pemanfaatan platform digital pembelajaran.
“Pendidikan di era digital tidak boleh berhenti karena gelap dan tanpa sinyal. Kami minta pemerintah pusat hadir lebih cepat. Anak-anak di pulau kecil Nias Utara punya hak yang sama untuk cerdas dan terkoneksi,” tegas Bupati Amizaro Waruwu di hadapan Mendikdasmen.
Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. menyatakan komitmen penuh untuk mengawal aspirasi tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada satu pun sekolah yang terisolasi dari listrik dan internet.
“Mandat Presiden jelas. Pendidikan harus menjangkau semua, termasuk 3T. Data dari Nias Utara akan segera kami sinkronkan dengan Kementerian ESDM dan Kominfo untuk skema PLTS dan internet satelit. Ini kita kejar bersama,” jawab Prof. Abdul Mu’ti.
Kadisdik Nias Utara Meiterima Hulu, S.Pd., M.M. menambahkan, pihaknya sudah memetakan by name by address sekolah terdampak. Solusi jangka pendek seperti PLTS atap dan VSAT siap dieksekusi jika dukungan pusat turun. “Sinergi ini kunci. Kami di daerah siap kawal teknis di lapangan,” ujarnya.
Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen usulan dan pemetaan kebutuhan infrastruktur.
[Darmawan Zalukhu]









