TAPANULI TENGAH, – Transtv45.com|| Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar akhir November 2025 lalu Membuat kehidupan masyarakat yang terkena bencana berubah total, berbagai fasilitas rusak berat termasuk salah satunya fasilitas air bersih atau air minum.
Palang Merah Indonesia (PMI) dengan bantuan IFRC melakukan program pelayanan air bersih dengan pelaksana tim WASH PMI yang personilnya telah dilatih untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih.
Tim WASH PMI dalam melaksanakan tugasnya dengan melakukan distribusi air bersih, produksi air bersih, serta pipanisasi.
Pada awal respon bencana PMI Sumut melakukan distribusi air bersih dengan menggunakan 15 unit mobil Tanki yang beroperasi di kabupaten Tapanuli Tengah dan Sibolga dengan mengambil sumber air pegunungan.
Sedangkan pada Pertengahan Januari 2026 PMI Sumut membuka camp WASH sebagai lokasi produksi pengolahan air bersih yang bersumber dari air sungai.
Dimasa pemulihan PMI dengan didanai oleh IFRC melalui PMI Sumut melaksanakan program pipanisasi yaitu program mengalirkan air bersih dari sumber air di perbukitan ke permukiman warga dengan membuat bendungan, bak distribusi air dengan menggunakan pipa.
Dalam program layanan WASH PMI, personil PMI Kabupaten Deli Serdang terlibat hingga pengerjaan program pipanisasi.
Program pipanisasi dilakukan di 2 wilayah yaitu lingkungan 10 kelurahan Hutabalang kecamatan badiri kabupaten Tapanuoi Tengah dan desa Aek ngadol kecamatan batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan.
Pengerjaan pipanisasi di Tapteng dilaksanakan sejak awal Juni 2026 dan berakhir awal Juli 2026 dengan membuat bendungan, bak distribusi dan instalasi pipa HDPE sejauh 300 meter. Saat ini tim WASH PMI sedang dalam proses pengerjaan instalasi pipa HDPE sejauh 1400 meter.
Dalam pengerjaan program ini PMI secara bergotong royong bersama masyarakat agar penyelesaiannya sesuai target. Harapannya fasilitas air bersih dan air minum dapat bermanfaat bagi masyarakat.
P2BMI :
( D.51l )





