Hadirnya Saliyah S.Pd.I Di Ajang Pentas Pemilu Legislatif Tahun 2024 Membuat Para Kandidat Bacaleg Parpol Ketar Ketir

Breaking News1229 Dilihat

Tangerang, Cipete Transtv45.com. Kehadiran sosok baru dalam dunia politik yang di usung oleh partai PKS untuk menjadi Bacaleg dalam ajang pentas pemilu legislatif 2024, sosok Saliyah S.Pd.I membuat para Bacaleg baik pesaing dari satu parpol maupun parpol lain ketar ketir.

Mengapa tidak, Sosok Tokoh perempuan Kelurahan Cipete Kecamatan Pinang yang berprofesi sebagai Kepsek sekolah yayasan MI Plus Asy-Syifa ini bukan lah lawan sembarangan.

Sebelum menjadi pilihan parpol beliau sehari hari memang sudah dekat dengan warga baik dari kelurahan Cipete sendiri maupun kelurahan lain, mengapa tidak sosialisasi yang di dapat oleh beliau bukan di saat terpilih menjadi bacaleg parpol namun beliau selain Kepsek MI Plus Asy-Syifa sosok tokoh perempuan ini adalah seorang Ustadzah yang di waktu senggang nya beliau sering memberikan tausyiah kepada ibu ibu di majelis ta’lim, wajar kalau nama beliau patut menjadi lawan berat dalam parpol sendiri maupun luar parpol, Senin (03/04/23).

Sebelum Parpol PKS mengusung beliau untuk ikut ajang bergengsi di dapil 3 yang di huni 2 kecamatan yaitu kecamatan Cipondoh-Pinang, nama beliau memang sudah di kenal dengan sifat keramah-tamahan dan wibawa beliau juga sangat penuh kasih baik terhadap anak sendiri maupun anak didik nya di sekolah maupun di lingkungan beliau tinggal.

Jadi wajar banyak bacaleg baik dalam satu parpol maupun luar parpol sudah curi start dengan memasang alat peraga berupa poster yang di mana untuk masa kampanye masih 7 bukan lagi tepatnya tanggal 28 November 2023 nanti.

Selain itu dalam sosialisasi beliau sudah banyak melakukan kunjungan kunjungan sosial bahkan di hari liburnya beliau pun mengisi acara senam sehat ala saliyah center yang selalu di padati warga baik kelurahan Cipete maupun luar kelurahan Cipete.

Dengan restu dari sang suami Ustad Syarief Hidayatullah S.Ag dan orang tua juga warga yang mendukung beliau, beliau ingin membantu warga yang di mana banyak di antara anak anak nya putus sekolah, juga ingin memperjuangkan para guru honorer yang mungkin masih perlu di perhatikan oleh para wakil rakyat baik tingkat kota maupun tingkat provinsi dan nasional.

” Saya mau terjun ke dunia politik berangkat dari kegelisahan saya sebagai seorang ibu dan sebagai masyarakat,yang di mana banyak kita jumpai warga menengah ke bawah anak anaknya putus sekolah akibat tingginya biaya pendidikan apalagi sistem zona kalau warga biaya minim tidak di terima mau gamau lari ke swasta, tahu sendiri biaya sekolah swasta saat ini,” kata Saliyah S.Pd.I.

Menurut penuturan beliau kepada awak media bahwa perempuan terjun ke politik semata mata untuk mengakomodasi kepentingan keterwakilan 30% perempuan di dalam parlemen.

Lebih dari itu , hadirnya perempuan di lembaga legislatif di harapkan mampu membawa aspirasi masyarakat yang betul-betul murni berangkat dari kondisi riil di lapangan tidak hanya sekedar memenuhi kepentingan politik kelompok partai yang mengusung namun benar benar memperjuangkan aspirasi masyarakat itu sendiri, tegasnya dalam wawancara bersama awak media.

‘ Jika ada kekurangan dalam suatu perhatian kepada aspirasi masyarakat maka saya harus masuk ke dalam sistem tersebut untuk bisa menyalurkan aspirasi masyarakat, dengan itu saya bisa memperbaiki sistem yang bisa di katakan kurang berjalan untuk kepentingan masyarakat kelas menengah ke bawah,”ujarnya.

“Saya yakin dengan menjadi anggota legislatif saya bisa menolong lebih banyak lagi masyarakat tentunya dengan melalui kebijakan yang di hasilkan di dalam parlemen nanti, “tutupnya// C2p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *