
Sambas,TransTV45.com. – Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor BP3AP2KB Kabupaten Sambas, Kamis (30/4/2026), dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T.
Pelayanan KB serentak ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Sambas bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang gratis, aman dan berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Heroaldi menegaskan pentingnya peran bidan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak.
“Bidan adalah ujung tombak dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta garda terdepan dalam pencegahan stunting,” ujar Heroaldi.
Kegiatan pelayanan KB tersebut juga dipantau secara daring oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.
Target Lebih dari 1.300 Akseptor
Pelayanan KB dalam rangka HUT IBI ke-75 ini memprioritaskan pelayanan KB pasca persalinan. Kabupaten Sambas menargetkan total lebih dari 1.300 akseptor dari berbagai wilayah.
Untuk pelayanan KB pasca persalinan, target yang ditetapkan terdiri atas 699 akseptor metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dan 602 akseptor non-MKJP.
Sementara untuk pelayanan KB non-pasca persalinan, ditargetkan sebanyak 5 akseptor MKJP dan 51 akseptor non-MKJP.
Wabup Heroaldi mengajak seluruh pasangan usia subur di Kabupaten Sambas untuk memanfaatkan pelayanan KB gratis tersebut.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam program KB menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat, berkualitas dan sejahtera.
“Terima kasih kepada tenaga kesehatan, penyuluh KB, dan masyarakat yang berpartisipasi aktif. Mari kita teruskan kerja sama ini demi Sambas yang lebih sehat,” katanya.
Ia berharap momentum HUT IBI ke-75 tidak hanya menjadi peringatan organisasi profesi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak serta pembangunan keluarga di Kabupaten Sambas.
Publis : Mulyono





